Rab, 19/08/26 · 11.31.13
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Tinjau Dampak Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Pastikan Logistik Pengungsi Terpenuhi

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 19 Agustus 2026 · 17:261 menit baca
Tinjau Dampak Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Pastikan Logistik Pengungsi Terpenuhi
Kepala BNPB Suharyanto tinjau dampak gempa M 7,7 Flores di Ngada dan Nagekeo. Pastikan logistik, dapur umum, dan layanan medis darurat pengungsi terpenuhi. (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meninjau langsung penanganan darurat dan distribusi bantuan bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 Flores di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa, (18/8/2026).

Peninjauan lapangan tersebut difokuskan pada pengecekan kerusakan sejumlah fasilitas pelayanan publik vital, khususnya Rumah Sakit Pratama Riung dan Puskesmas Riung di Kecamatan Riung, Ngada, yang mengalami kerusakan fisik pada bagian plafon hingga menyebabkan pasien terpaksa dirawat di area halaman. Komitmen pemenuhan seluruh kebutuhan dasar penyintas bencana dipaparkan oleh Kepala BNPB, Suharyanto, saat berdialog dengan tenaga medis dan pengungsi di Riung.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi. Mulai dari logistik, peralatan, pelayanan kesehatan, dapur umum, sampai kebutuhan lainnya akan kami dukung sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Suharyanto, Selasa, (18/8/2026).

Tinjau Lokasi Bencana di Manggarai, BNPB Pastikan Pasokan Logistik Gempa Flores
Baca Juga

Tinjau Lokasi Bencana di Manggarai, BNPB Pastikan Pasokan Logistik Gempa Flores

Selain memastikan suplai logistik dan pendirian dapur umum, bantuan spesifik untuk kelompok rentan termasuk perlengkapan anak-anak turut diserahkan kepada warga di tenda-tenda darurat. Skema pelayanan medis alternatif disiapkan bersama pemerintah daerah dan BPBD agar masyarakat tetap memperoleh perawatan intensif selama proses asesmen kelaikan struktur gedung fasilitas kesehatan berlangsung.

Koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, dan relawan terus dimaksimalkan untuk mempercepat penyaluran bantuan darurat ke seluruh titik terdampak di Pulau Flores, seraya mengimbau warga agar tidak menempati bangunan retak sebelum diverifikasi keamanannya oleh otoritas berwenang.

(Dayank Ana)