Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Diduga Keracunan MBG, Siswa dan Orang Tua di Batang Dilarikan ke Puskesmas

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 23 September 2026 · 21:462 menit baca
Diduga Keracunan MBG, Siswa dan Orang Tua di Batang Dilarikan ke Puskesmas
Sejumlah siswa TK, SD, dan orang tua di Bawang, Batang dilarikan ke Puskesmas diduga keracunan MBG; jumlah korban belum dapat dipastikan. (Dok. Ist)

Sejumlah anak usia taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD) beserta orang tua murid di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dilarikan ke fasilitas kesehatan usai diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu, (23/9/2026).

Jumlah pasti korban dalam peristiwa tersebut belum dapat dipastikan lantaran warga terus berdatangan ke Puskesmas Bawang untuk mendapatkan penanganan medis. Keluhan gangguan kesehatan mulai dirasakan para korban sejak Selasa malam beberapa jam setelah menyantap makanan yang dibagikan, sebelum kemudian berlanjut hingga Rabu siang.

Para siswa yang dilaporkan terdampak tersebar di beberapa sekolah, antara lain SD 3 Bawang, SD Pasusukan, TK PAUD Al Ikhlas, TK PAUD Harapan Bunda, dan TK Pertiwi. Sejumlah orang tua turut mengalami gejala serupa setelah ikut mengonsumsi jatah makanan yang dibawa pulang anak mereka. Situasi kedatangan para korban di fasilitas kesehatan dibeberkan oleh salah seorang warga setempat, Juwaihir.

“Kejadian itu sebenarnya dari kemarin. Baru tadi malam ada siswa dan orang tua yang masuk puskesmas karena keracunan,” ujar Juwaihir, Rabu, (23/9/2026).

Santap Paket MBG, 100 Lebih Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca Juga

Santap Paket MBG, 100 Lebih Santri di Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

Ruang perawatan Puskesmas Bawang dipadati warga seiring berlangsungnya penanganan darurat dari tim medis. Arus kedatangan pasien yang terus bertambah diterangkan lebih lanjut dalam kesaksiannya.

“Puluhan siswa dan wali murid datang bergelombang,” katanya.

Berdasarkan informasi sementara, makanan tersebut diduga bersumber dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan KUD Desa Bawang, dengan dugaan kecurigaan pada menu telur. Atas kejadian ini, pihak orang tua menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban dari pengelola SPPG. Belum pastinya angka riil korban akibat banyaknya kalangan dewasa yang ikut terpapar dibenarkan oleh Sekretaris Desa Pasusukan, Ahmadi.

“Info masih berkembang. Karena banyak juga orang tua,” jelas Ahmadi.

Kadisdik Kalteng Tolak Liburkan Sekolah Saat Kabut Asap Imbas Dapur MBG
Baca Juga

Kadisdik Kalteng Tolak Liburkan Sekolah Saat Kabut Asap Imbas Dapur MBG

Prioritas penanganan kegawatdaruratan menjadi alasan otoritas kesehatan belum merilis total rekapitulasi data pasien secara resmi. Fokus penanganan medis tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Ida Susilaksmi.

“Maaf, belum bisa menyampaikan data. Tim kesehatan masih fokus penanganan pasien,” ujar Ida Susilaksmi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Batang bersama aparat terkait masih bersiaga di Puskesmas Bawang untuk mengawasi kondisi korban sekaligus mengamankan sampel makanan guna pemeriksaan laboratorium.

(Tony)