Sel, 18/08/26 · 01.06.50
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Kibar Merah Putih di IKN, Upacara HUT ke-81 RI Diwarnai Solidaritas Duka Warga NTT

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 17 Agustus 2026 · 20:442 menit baca
Kibar Merah Putih di IKN, Upacara HUT ke-81 RI Diwarnai Solidaritas Duka Warga NTT
Upacara HUT ke-81 RI di IKN berlangsung khidmat dipimpin Basuki Hadimuljono, diiringi pesan solidaritas dan belasungkawa bagi korban gempa bumi di NTT. (Dok. OIKN)

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan IKN, Senin, (17/8/2026). Di balik derap langkah dan khidmatnya peringatan kemerdekaan, ruang empati mendalam dihadirkan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prosesi upacara dimulai pukul 07.30 WITA dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bertindak sebagai inspektur upacara. Pengibaran bendera Merah Putih dipimpin oleh Hendrik Hermawan selaku komandan upacara dan Fransiscus Barung Mangera sebagai perwira upacara.

Tiga pelajar daerah asal Kalimantan Timur bertugas mengibarkan bendera kebangsaan, yakni Nur Raffi Mauludy asal SMA 1 Tenggarong, Faiz Haziq Akbar dari MAN 2 Kukar, dan Adji Taufik Rahman dari SMA 1 Kenohan dengan iringan Korps Musik Brimob Polda Kaltim. Pembacaan Teks Proklamasi dilakukan oleh Anggota DPD RI Dapil Kaltim Andi Sofyan Hasdam, Naskah Pancasila oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Pembukaan UUD 1945 oleh Staf Khusus Keselamatan Publik OIKN Edgar Diponegoro, serta doa dipimpin oleh Ketua MUI Kutai Kartanegara Abdul Hanan.

Gelaran Porsentara 2026 di IKN Resmi Ditutup
Baca Juga

Gelaran Porsentara 2026 di IKN Resmi Ditutup

Usai seluruh prosesi kenegaraan selesai, komitmen pembangunan berkeadilan di ibu kota baru ditegaskan oleh pimpinan otoritas. Prinsip keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan kawasan dipaparkan oleh Basuki Hadimuljono.

“Pembangunan Nusantara berlandaskan pada prinsip inklusivitas. Seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat adat, kelompok perempuan, hingga penyandang disabilitas, semua harus masuk dalam konsep pembangunan ini dan sebisanya kami tangani secara inklusif,” ujar Basuki.

Rasa keprihatinan dan untaian doa bagi ketabahan para korban gempa bumi berkekuatan besar di Flores, NTT, turut disampaikan secara terbuka dari mimbar upacara. Pesan penguat bagi warga yang tengah dilanda musibah diuraikan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Di tengah suasana kemerdekaan ini, hati kami juga bersama saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang tengah dirundung duka. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, dan mendoakan agar seluruh warga terdampak diberi ketabahan serta dapat segera pulih. Semangat kebersamaan yang kita rayakan hari ini adalah semangat yang sama untuk saling menguatkan,” ujar Basuki.

Sambut HUT RI ke-81, Otorita Siapkan Rangkaian Acara di IKN
Baca Juga

Sambut HUT RI ke-81, Otorita Siapkan Rangkaian Acara di IKN

Kebanggaan atas kepercayaan mengemban tugas kenegaraan di panggung ibu kota baru diungkapkan oleh generasi muda daerah.

Makna pengibaran bendera bagi pengabdian anak bangsa diceritakan oleh perwakilan Paskibra OIKN, Nur Raffi Mauludy.

“Menjadi bagian dari sejarah pengibaran Merah Putih di Nusantara adalah suatu kehormatan luar biasa bagi kami. Hal ini menjadi pembakar semangat, terutama untuk kami generasi muda daerah, dalam berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” ungkap Nur Raffi Mauludy.

Peringatan kemerdekaan diakhiri dengan pergelaran seni budaya Nusantara berupa tari etnis, peragaan kolone senapan Brimob Polda Kaltim, paduan suara Otorita IKN, serta pertunjukan angklung interaktif bersama para peserta upacara.

(Roska)