Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Kendala Cedera Hentikan Chiara di Babak 16 Besar Pontianak Indonesia Masters

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 3 September 2026 · 19:342 menit baca
Kendala Cedera Hentikan Chiara di Babak 16 Besar Pontianak Indonesia Masters
Chiara Marvella Handoyo terhenti di babak 16 besar Pontianak Indonesia Masters 2026 usai takluk dari Xu Wen Jing, akui hilang fokus dan fisik pascacedera belum prima. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Langkah tunggal putri Indonesia, Chiara Marvella Handoyo, harus terhenti di babak 16 besar ajang POLYTRON Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026. Ia takluk dari wakil China, Xu Wen Jing, dengan skor telak 14-21 dan 5-21 dalam pertandingan yang digelar di Pontianak, Kamis (3/9/2026), usai mengalami kendala fokus dan masalah pemulihan fisik pascacedera.

Pertarungan sebenarnya berjalan sengit dan berimbang pada paruh awal match pertama. Chiara mampu meladeni ritme permainan Xu Wen Jing hingga kedudukan imbang 14-14. Namun, momentum berharga tersebut lepas ketika wakil tuan rumah ini mendadak kehilangan konsentrasi, yang memicu serangkaian kesalahan sendiri dan berujung pada hilangnya banyak poin krusial secara beruntun.

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Chiara secara terbuka membeberkan faktor utama di balik penurunan performanya di lapangan.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan hari ini tanpa cedera tambahan. Tadi karena poinnya kejar-kejaran terus di match pertama sampai 14-14, lalu hilang fokus dan banyak membuang poin. Semenjak itu, pada match kedua saya juga masih belum bisa keluar dari tekanan,” ujar Chiara saat memberikan keterangan kepada awak media.

Tembus Perempat Final Dendi Triansyah Tumbangkan Tunggal Putra Vietnam Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Tembus Perempat Final Dendi Triansyah Tumbangkan Tunggal Putra Vietnam Indonesia Masters 2026

Selain runtuhnya benteng mental di pertengahan laga, Chiara juga menyoroti kebuntuan taktik di atas lapangan. Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa strateginya telah terbaca oleh lawan, di mana serangan-serangannya berulang kali gagal menembus pertahanan solid pemain asal China tersebut, meski ia terus mencoba memaksakan pola permainan yang sama.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi kondisi kebugarannya sebagai bahan evaluasi utama. Sisa-sisa pemulihan cedera rupanya masih menjadi hantu yang menggerus daya juangnya.

“Serangan saya tidak bisa menembus pertahanan dia tapi saya coba untuk terus melakukan pola itu. Evaluasinya dari kekuatan kaki belum kembali ke semula sebelum cedera, kondisi fisik saya juga harus terus ditingkatkan,” tegas Chiara merujuk pada kekuatan kakinya yang belum prima.

Comeback Dramatis Dejan Apriyani Singkirkan Wakil Malaysia di Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Comeback Dramatis Dejan Apriyani Singkirkan Wakil Malaysia di Indonesia Masters 2026

Pebulu tangkis muda ini mengakui secara objektif bahwa dirinya saat ini belum berada dalam level kekuatan terbaiknya. Kekalahan di Pontianak ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan sebuah alarm evaluasi krusial sekaligus pijakan motivasi bagi Chiara untuk segera mengembalikan kekuatan fisik dan mematangkan ketahanan mental, agar mampu kembali tampil tajam dan kompetitif di panggung bulu tangkis internasional selanjutnya.

(Hendrawan)