Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Peristiwa

Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 4 November 2026 · 20:471 menit baca
Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh saat jalankan misi pemadaman karhutla di Seruyan, Kalimantan Tengah; satu kru gugur dan dua masih dalam proses evakuasi. (Dok. Kurnia Sandi)

Helikopter Mi-17V5 milik Penerbangan Angkatan Darat mengalami kecelakaan saat menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Rabu, (4/11/2026).

Konfirmasi terkait insiden kecelakaan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas.

“Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan,” ujar Muhammad Nas, Rabu, (4/11/2026).

Meskipun demikian, penjelasan detail mengenai penyebab insiden belum disampaikan secara rinci oleh pihak Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Berdasarkan keterangan resmi dari TNI Angkatan Darat, dari total delapan kru yang berada di dalam helikopter, satu orang dilaporkan gugur dan jenazahnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kuala Pembuang.

Lalu Lintas Sempat Tersendat, Gerai Laundry Seven Wash di Sepakat II Terbakar
Baca Juga

Lalu Lintas Sempat Tersendat, Gerai Laundry Seven Wash di Sepakat II Terbakar

Pernyataan resmi terkait jumlah korban selamat serta evakuasi lanjutan disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono.

“Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang,” kata Donny Pramono, Rabu, (4/11/2026).

Lima orang kru lainnya dipastikan berada dalam kondisi selamat serta sedang menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit yang sama. Sementara itu, proses evakuasi terhadap dua kru lainnya yang belum ditemukan masih terus diupayakan oleh tim gabungan di lapangan.

“Lima orang dalam kondisi selamat dan tengah menjalani perawatan di RS yang sama. Sementara dua kru lainnya masih dalam proses evakuasi,” tambah Donny Pramono, Rabu, (4/11/2026).

Pintu Terkunci dari Dalam, Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Mes Sungai Ambawang
Baca Juga

Pintu Terkunci dari Dalam, Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Mes Sungai Ambawang

Penerbangan helikopter tersebut bermula saat armada lepas landas dari Kuala Pembuang menuju Telaga Pulang guna menjalankan tugas pemadaman di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Insiden nahas tersebut terjadi ketika helikopter sedang mengambil air laut untuk keperluan penyiraman udara (water bombing). Proses penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja dalam operasi penanganan bencana tersebut saat ini sedang berjalan.

(Tony)