Kam, 25/06/26 · 04.33.52
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Buffer Zones

Kajian Jalur Kereta Palangka Raya-Banjarmasin Rampung, Siap Terkoneksi ke IKN

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Kamis, 25 Juni 2026 · 09:372 menit baca
Kajian Jalur Kereta Palangka Raya-Banjarmasin Rampung, Siap Terkoneksi ke IKN
Ilustrasi – Studi kelayakan jalur kereta api rute Palangka Raya-Banjarmasin resmi rampung. Jalur logistik dan penumpang trans-Kalimantan ini diproyeksikan tersambung ke IKN. (Dok. PUPR)

Rencana pembangunan infrastruktur jaringan perkeretaapian lintas provinsi di Pulau Kalimantan memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) untuk rute kereta api Palangka Raya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, telah selesai digarap. Jalur ini nantinya diproyeksikan terhubung ke jaringan hilir menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengonfirmasi selesainya kajian teknis tersebut. Jalur kereta api ini dirancang membelah Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau sebelum menyambung ke wilayah administratif Kalimantan Selatan.

“Kalau yang sudah pasti dan sudah selesai kajiannya untuk di Kalimantan Tengah itu adalah rute Palangkaraya menuju Banjarmasin,” kata Yulindra Dedy saat memberikan keterangan di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).

Kombinasi Angkutan Penumpang dan Barang
Mengenai konsep operasional moda transportasi massal ini, pemerintah daerah memproyeksikan fungsionalitas jalur rel tersebut tidak hanya terbatas pada satu sektor pemanfaatan. Jalur rel trans-Kalimantan ini akan dikonversikan sebagai jalur logistik sekaligus mobilisasi publik.

Otorita IKN Edukasi Gaya Hidup Rendah Emisi Lewat Kampanye Jalan Sehat di Nusantara
Baca Juga

Otorita IKN Edukasi Gaya Hidup Rendah Emisi Lewat Kampanye Jalan Sehat di Nusantara

“Mungkin nanti akan di-mix atau kombinasi antara mobilitas orang dan juga angkutan barang. Tapi untuk kebijakan sepenuhnya nanti ada di Kementerian,” jelas Yulindra Dedy.

Meski dokumen studi kelayakan telah rampung, pemerintah daerah belum dapat merilis linimasa pasti terkait eksekusi konstruksi fisik di lapangan. Otoritas penentuan regulasi dan jadwal pengerjaan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Konstruksi di Lahan Gambut Berlanjut ke Tahap DED
Pemerintah daerah bersiap melanjutkan program ke tahapan penyusunan Detailed Engineering Design (DED). Dokumen cetak biru teknis ini sangat krusial karena akan memetakan metode konstruksi spesifik untuk menghadapi karakteristik tanah Kalimantan yang didominasi oleh kawasan lahan gambut.

“FS sudah selesai, nanti tinggal menyusun DED. Dari DED itu baru akan kelihatan biayanya,” ujar Yulindra Dedy.

Sengkarut Bandara VVIP IKN: Dari Salah Regulasi, Kelebihan Bayar, Hingga “Situs 404” Otorita
Baca Juga

Sengkarut Bandara VVIP IKN: Dari Salah Regulasi, Kelebihan Bayar, Hingga “Situs 404” Otorita

Melalui tahapan DED tersebut, kalkulasi kebutuhan total anggaran pagu pembebasan lahan dan konstruksi sipil akan terlihat secara rinci. Terkait integrasi rute menuju kawasan inti IKN, Kementerian Perhubungan dilaporkan telah melakukan koordinasi awal dengan mengundang jajaran pemerintah provinsi se-Kalimantan guna menyelaraskan penetapan trase final.

“Dari Kementerian kemarin sudah ada rapat yang melibatkan beberapa provinsi juga. Intinya kita menunggu kepastian dari pusat untuk rute atau trasenya, nanti lewat mana saja itu keputusan dari pusat,” pungkasnya.

(Dayank Ana)