Sab, 15/08/26 · 10.03.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Masuk Agenda Tahunan Pontianak

Memei
Memei
Sabtu, 15 Agustus 2026 · 15:452 menit baca
Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka Didorong Masuk Agenda Tahunan Pontianak
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono mendorong Lomba Sampan Bidar di Kampung Yuka Pontianak Barat menjadi agenda tahunan resmi hingga tingkat internasional. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak mendorong kejuaraan Lomba Sampan Bidar di kawasan Kampung Yuka, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, untuk dinaikkan statusnya menjadi agenda tetap tahunan kota.

Peluang intervensi anggaran serta perluasan skala kejuaraan tersebut diungkapkan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, usai membuka perlombaan di Pontianak, Sabtu, (15/8/2026).

“Mudah-mudahan tahun depan bisa mendapat intervensi dari Pemerintah Kota dan dipersiapkan lebih matang. Ini bisa menjadi agenda tetap tahunan, bukan hanya untuk warga Kampung Yuka, tetapi juga agenda Kota Pontianak,” jelas Edi Rusdi Kamtono.

Potensi keterlibatan tim dayung dari negara serumpun di kawasan regional turut dipertimbangkan berkat kesamaan akar tradisi kebudayaan sungai.

Dinobatkan Jadi Bujang Dare Pontianak 2026, Jibril dan Farras Bidik Promosi UMKM dan Corak Insang ke Generasi Muda
Baca Juga

Dinobatkan Jadi Bujang Dare Pontianak 2026, Jibril dan Farras Bidik Promosi UMKM dan Corak Insang ke Generasi Muda

Rencana promosi kejuaraan olahraga air ke ranah internasional dipaparkan dalam kesempatan yang sama.

“Ke depan bisa saja dipromosikan hingga tingkat Kalbar bahkan internasional, diikuti peserta dari Sarawak, Brunei, Sabah, dan negara tetangga lainnya yang memiliki tradisi lomba sampan bidar,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

Perlombaan yang dihelat dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diikuti sedikitnya 22 tim peserta dan memicu perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM di kawasan pesisir parit.

Dampak berganda dari perhelatan pesta olahraga tradisional tersebut dirangkum oleh pihak kepala daerah.

Kualitas Udara Membaik, Pemkot Pontianak Siapkan Sekolah Tatap Muka Kembali
Baca Juga

Kualitas Udara Membaik, Pemkot Pontianak Siapkan Sekolah Tatap Muka Kembali

“Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Saya berharap berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat bagi warga,” imbuhnya.

Jangkauan peserta dan penonton terpantau meluas hingga lintas wilayah kabupaten tetangga seperti Sungai Kupah, Kubu Raya, dan Mempawah.

Tingginya animo masyarakat terhadap olahraga tradisional perairan diuraikan dalam penjelasannya.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga dan budaya seperti sampan bidar sangat tinggi. Apalagi dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” tuturnya.

Selain aspek olahraga, sejumlah keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur penunjang, seperti akses jalan setapak dan jembatan gertak kayu di bantaran sungai, turut direspons untuk segera diperbaiki.

Komitmen percepatan peningkatan fasilitas fisik permukiman disampaikan langsung kepada masyarakat setempat.

Aliansi Darurat Asap Kritisi Krisis Karhutla Menahun yang Mencekik Kalbar
Baca Juga

Aliansi Darurat Asap Kritisi Krisis Karhutla Menahun yang Mencekik Kalbar

“Apa yang menjadi keluhan warga terkait infrastruktur sudah saya lihat. Insya Allah akan menjadi perhatian kami dan akan diusahakan secepat mungkin untuk direnovasi atau ditingkatkan kualitasnya,” ucap Edi Rusdi Kamtono.

Larangan pencemaran perairan serta ajakan menjaga ekosistem sungai diserukan kepada seluruh warga dan pengunjung yang memadati lokasi lomba.

“Jaga kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah di parit, apalagi di sungai, supaya biota sungai dan parit tetap sehat, bersih, dan asri,” pesannya.

Faktor mitigasi risiko dan standar keselamatan peserta di atas air menjadi perhatian utama yang ditekankan kepada pihak kepanitiaan.

“Keselamatan penonton dan atlet harus betul-betul dijaga. Panitia bersama petugas harus memastikan kegiatan berlangsung aman,” tegas Edi Rusdi Kamtono.

Apresiasi terhadap partisipasi warga dalam menghidupkan tradisi bahari lokal disampaikan pada penutupan pengarahannya.

Diguyur Hujan Beberapa Hari, Kabut Asap Tak Sepekat Sebelumnya Pada Pagi Hari di Pontianak
Baca Juga

Diguyur Hujan Beberapa Hari, Kabut Asap Tak Sepekat Sebelumnya Pada Pagi Hari di Pontianak

“Terima kasih kepada panitia dan seluruh warga yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga lomba sampan bidar semakin meriah, menjadi kebanggaan masyarakat, dan memberi manfaat bagi Kota Pontianak,” pungkasnya.

(Memei)