Babi berjenggot (Sus barbatus) menjadi salah satu mamalia endemik berukuran besar yang memiliki sejarah evolusi panjang di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Pulau Kalimantan.
Spesies ini terbagi dalam dua klasifikasi utama, yaitu Sus barbatus yang tersebar di Kalimantan hingga Kepulauan Sulu dan Palawan di Filipina, serta Sus barbatus oi yang mendiami wilayah Semenanjung Malaysia, Kepulauan Riau, Bangka, dan Sumatra.
Satwa nomaden tersebut dikenal memiliki daya adaptasi tinggi di berbagai bentang alam, mulai dari hutan hujan dataran rendah, kawasan mangrove pesisir, hingga hutan pegunungan pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.
Meski mampu bertahan di area perkebunan kelapa sawit dan hutan sekunder, populasi spesies ini terus terancam akibat konversi lahan. Ancaman pembukaan lahan tercatat telah merusak hingga 62 persen habitat alami mereka di kawasan hutan Sumatra.
