Sel, 04/08/26 · 04.29.37
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Kejar Target Bebas Kemiskinan 2035, Otorita IKN dan PNM Suntik Modal UMKM Lokal

Memei
Memei
Selasa, 4 Agustus 2026 · 09:442 menit baca
Kejar Target Bebas Kemiskinan 2035, Otorita IKN dan PNM Suntik Modal UMKM Lokal
Otorita IKN dan PT PNM bersinergi memberikan suntikan modal dan pendampingan bagi 4.767 UMKM lokal demi mengejar target IKN bebas kemiskinan pada 2035. (Dok. Humas OIKN)

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjajaki peluang kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM untuk memperkuat pendanaan, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan ekonomi masyarakat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (3/8/2026).

Penjajakan kolaborasi tersebut diarahkan agar masyarakat lokal dapat terlibat aktif dalam rantai pasok dan aktivitas ekonomi kawasan ibu kota baru.

Dukungan dari BUMN pembiayaan mikro dinilai penting dalam membina para pelaku usaha di wilayah delineasi IKN.

“Selamat datang di Kantor Otorita IKN. Kami akan menyampaikan terkait pendanaan investasi, termasuk pemberdayaan UMKM di IKN. Sekali lagi terima kasih, kami sangat membutuhkan intervensi PNM ini,” kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat menerima kunjungan jajaran PNM, Senin, (3/8/2026).

Progres Gedung MK Capai 12,41 Persen, Rombongan Hakim Konstitusi Tinjau Area Yudikatif IKN
Baca Juga

Progres Gedung MK Capai 12,41 Persen, Rombongan Hakim Konstitusi Tinjau Area Yudikatif IKN

Peluang kerja sama yang disiapkan menyasar target pengurangan angka kemiskinan serta penguatan ekonomi keluarga di sekitar wilayah pembangunan IKN.

“Memang ketika komunikasi dengan Pak Bas itu, kami menyampaikan, kita akan sinau tentang IKN. Luar biasa yang kita lihat dari pembangunan IKN ini. Satu hal yang menarik, ada target untuk bebas kemiskinan 2035, tentu ini ada banyak yang bisa kita lakukan dari PNM, termasuk melalui upaya kerja sama, misalnya dengan melibatkan Himbara,” kata Komisaris Utama PNM Dradjad Hari Wibowo.

Peta awal pendampingan mencatat keberadaan 4.767 UMKM yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah delineasi IKN, yaitu Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu, Samboja, Samboja Barat, dan Sanga-Sanga.

OIKN Sediakan Bus Gratis dan Jalur Pedestrian untuk ASN di IKN
Baca Juga

OIKN Sediakan Bus Gratis dan Jalur Pedestrian untuk ASN di IKN

Penguatan kapasitas usaha disiapkan melalui program ULaMM untuk pembiayaan mikro serta program Mekaar yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

“PNM memiliki ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar untuk membina ekonomi keluarga sejahtera, khususnya ibu-ibu, sejak Desember 2015. Saat ini, tercatat 23 juta nasabah telah mendapat pembinaan melalui Mekaar. Yang membedakan PNM dengan perbankan adalah pendekatan pendampingannya, pendanaan yang diperoleh, termasuk dari perbankan, disalurkan kembali kepada pelaku usaha,” jelasnya.

Penjajakan kemitraan tersebut diharapkan mampu mendorong kesiapan UMKM lokal dalam menyokong ekosistem perekonomian Nusantara secara berkelanjutan.

(Memei)