Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Anggota DPRD Kalsel Ajak Pelajar dan Mahasiswa Terlibat Kritis dalam Kebijakan Daerah

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Kamis, 8 Oktober 2026 · 15:521 menit baca
Anggota DPRD Kalsel Ajak Pelajar dan Mahasiswa Terlibat Kritis dalam Kebijakan Daerah
Peserta Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour berdiri di sisi meja ruang rapat gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalsel. (Dok. DPRD Prov Kalsel)

Puluhan pelajar dan mahasiswa dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi gedung DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (8/10/2026), dalam kegiatan Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour.

Kegiatan ini diinisiasi Yayasan Generasi Pelajar Kreatif (Creative Student Home) dan bertujuan memberi pemahaman langsung tentang sistem demokrasi serta tiga fungsi utama DPRD: legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Anggota DPRD Provinsi Kalsel H. M. Syaripuddin, yang akrab disapa Bang Dhin, menjadi narasumber dengan materi “DPRD: Lembaga Legislatif di Era Demokrasi Modern”.

Ia menjelaskan tugas dan fungsi DPRD, mekanisme pembahasan, serta pembagian fraksi dan komisi.

Tingkatkan Pelayanan, Dishub Kalsel Tambah Armada Bus Trans Banjarbakula
Baca Juga

Tingkatkan Pelayanan, Dishub Kalsel Tambah Armada Bus Trans Banjarbakula

Syaripuddin mendorong generasi muda, yang menurut dia mendominasi komposisi pemilih saat ini, berperan sebagai subjek yang kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah, bukan sekadar objek politik.

“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini. Ya tentu ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta Sekolah Politik. Harapannya juga ya, mudah-mudahan ke depan akan banyak anak-anak muda yang bisa terjun dan masuk ke dunia politik, baik dari seluruh Gen Z dan milenial lah, sehingga ini bisa mewarnai politik Kalimantan Selatan ke depan,” ujar Syaripuddin seusai kegiatan.

Dalam pemaparannya, Syaripuddin menyinggung sejumlah persoalan daerah: ketergantungan pada sektor ekstraktif, isu lingkungan dan mitigasi banjir, kesenjangan pembangunan hulu–hilir, dan kesiapan Kalsel sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia juga menekankan transparansi, keterbukaan informasi, dan penguatan partisipasi publik melalui kolaborasi antara DPRD, perguruan tinggi, sekolah dan OSIS, komunitas dan organisasi kepemudaan (OKP), serta media.

Banua Anam Kalsel Juga Butuh Layanan Angkutan Umum Layaknya Trans Banjarbakula
Baca Juga

Banua Anam Kalsel Juga Butuh Layanan Angkutan Umum Layaknya Trans Banjarbakula

Perwakilan panitia menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kalsel yang memfasilitasi kegiatan tersebut. Panitia berharap Parliament Tour memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan generasi muda di Kalsel.

(Dayank Ana)