Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan lowongan pekerjaan paruh waktu yang menjanjikan penghasilan besar melalui tugas sederhana di ponsel.
Skema penipuan digital tersebut umumnya diawali dengan tawaran pekerjaan melalui pesan singkat serta media sosial, dilanjutkan pemberian komisi kecil guna memancing kepercayaan korban. Korban selanjutnya diarahkan menyetor sejumlah dana dengan dalih biaya deposit atau penyelesaian misi sebelum akhirnya mengalami kerugian finansial.
Penegasan mengenai prinsip dasar hubungan kerja yang rasional disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalbar Bambang Suharyono. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur tawaran instan yang mewajibkan penyerahan uang di awal proses rekrutmen.
“Ingat, prinsipnya pekerja menerima uang, bukan membayar untuk mendapatkan pekerjaan. Jangan mudah percaya terhadap tawaran penghasilan besar dengan pekerjaan yang terlalu mudah, terlebih jika disertai permintaan transfer uang,” ujar Bambang Suharyono, Kamis, (5/11/2026).

























