Rab, 24/06/26 · 08.51.07
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Rancang Palang Kereta Otomatis Lidar, Siswa SMTI Pontianak Raih Juara I Pelajar Pelopor

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 24 Juni 2026 · 13:162 menit baca
Rancang Palang Kereta Otomatis Lidar, Siswa SMTI Pontianak Raih Juara I Pelajar Pelopor
Siswa SMTI Pontianak meraih Juara I Pelajar Pelopor lewat inovasi palang kereta otomatis berbasis Lidar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. (Dok. Prokopim Pontianak)

Inovasi sistem pengaman perlintasan sebidang jalur kereta api mengantarkan Indra Setyawan, siswa Kelas X SMTI Pontianak, meraih Juara I dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026.

Bersama rekannya, Faridh Zulfahmi, Indra mengembangkan sistem palang otomatis terintegrasi yang dirancang khusus untuk standarisasi jalur logistik masa depan di regional Kalimantan. Rekayasa teknologi ini memanfaatkan sensor deteksi dini guna meminimalisasi potensi kecelakaan fatal di area perlintasan.

“Ketika kereta terdeteksi berada pada jarak tertentu, sistem akan memberikan peringatan. Jika ada kendaraan yang terjebak di area perlintasan, palang pintu dapat terbuka kembali dan masinis akan menerima notifikasi peringatan. Sistem ini juga dapat dipantau melalui website dan dilengkapi lampu peringatan,” urai Indra Setyawan usai menerima penghargaan dari Wali Kota Pontianak di Ruang VIP Wali Kota, Senin (22/6/2026).

Indra memaparkan bahwa purwarupa bertajuk Prototype Smart-Barrier Lidar ini dikembangkan menggunakan tiga sensor spasial yang ditempatkan pada titik terpisah. Alat tersebut mampu memproses respons mekanik secara otomatis jika mendeteksi adanya kendaraan yang terjebak di tengah rel saat kereta mendekat. Rangkaian riset dan perakitan instrumen tersebut diselesaikan tim dalam waktu dua minggu dengan dukungan pendanaan penuh dari pihak sekolah. Atas akurasi alat dan naskah ilmiah yang dipresentasikan, tim SMTI Pontianak ini meraih akumulasi nilai tertinggi sebesar 94,28 dari dewan juri.

DPR RI Bahas RUU Kota Pontianak, Sengketa Batas Perumnas IV Jadi Catatan
Baca Juga

DPR RI Bahas RUU Kota Pontianak, Sengketa Batas Perumnas IV Jadi Catatan

Intervensi Angka Kecelakaan di Kalangan Pelajar
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa kompetisi yang digelar secara berjenjang hingga tingkat nasional ini merupakan instrumen penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di perkotaan yang sejauh ini masih didominasi oleh kelompok usia produktif atau pelajar.

“Kita menyadari bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas, khususnya di Kota Pontianak, masih cukup tinggi dan banyak pelajar yang menjadi korban. Karena itu kegiatan ini menjadi momentum untuk melahirkan inovasi-inovasi terkait keselamatan lalu lintas,” kata Edi.

Edi menekankan bahwa pertumbuhan volume kendaraan roda dua dan roda empat di ibu kota provinsi harus diimbangi dengan modernisasi infrastruktur serta perubahan perilaku berkendara di jalan raya. Pemerintah daerah berharap konsep purwarupa yang dihasilkan para pelajar tidak berhenti sebagai komoditas lomba, melainkan dikembangkan ke skala industri agar dapat diaplikasikan secara nyata di lapangan.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Namun yang tidak kalah penting adalah perilaku para pengendara. Diperlukan kesabaran, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan-aturan berlalu lintas,” ujar Edi.

Pontianak Timur Juara Umum MTQ, Kota Pontianak Bersiap ke Tingkat Provinsi
Baca Juga

Pontianak Timur Juara Umum MTQ, Kota Pontianak Bersiap ke Tingkat Provinsi

Edukasi Kolektif Pengguna Jalan
Sebagai langkah lanjutan, para pemenang pemilihan pelajar pelopor ini diproyeksikan menjadi barisan edukator atau agen perubahan kognitif untuk membangun kultur tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah masing-masing.

“Mereka diharapkan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mampu mengimplementasikan inovasi yang telah diciptakan,” imbuh Edi.

Menutup keterangannya, Edi mengimbau para pengendara sepeda motor untuk memperketat standar keselamatan personal, mulai dari pengecekan kelaikan fisik kendaraan hingga kepatuhan penggunaan helm standar, demi menciptakan ekosistem transportasi publik yang aman dan tertib secara berkelanjutan.

(Hendrawan)