Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Rekrutmen PDAM Tirta Khatulistiwa, 580 Peserta Bersaing Rebut 150 Kursi Wawancara

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 5 Oktober 2026 · 14:482 menit baca
Rekrutmen PDAM Tirta Khatulistiwa, 580 Peserta Bersaing Rebut 150 Kursi Wawancara
Sebanyak 580 peserta ikuti seleksi TPA PDAM Tirta Khatulistiwa di Fakultas Teknik; Direktur Agus Darius pastikan seleksi transparan untuk jaring 150 kandidat. (Dok. Nusantara Post)

Sebanyak 580 peserta bersaing ketat dalam tahapan Tes Potensi Akademik (TPA) rekrutmen pegawai Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa yang digelar di Aula Fakultas Teknik pada Senin (5/10/2026) pagi. Seleksi berjenjang dengan pengawasan berlapis ini dirancang khusus untuk mengerucutkan pelamar menjadi 150 kandidat terbaik guna melaju ke tahap wawancara penentuan.

Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Agus Darius, menegaskan bahwa tahapan TPA merupakan penyaringan lanjutan yang memangkas jumlah pelamar secara signifikan dari hari sebelumnya. Ia memastikan seluruh proses evaluasi dikawal penuh untuk menjamin asas objektivitas dan integritas rekrutmen.

“Kemarin kita tes di dua tempat, di dua titik. Jumlah peserta yang ikut kemarin 800 lebih. Hari ini yang mengikuti tes potensi akademik diperkirakan 580 peserta. Semoga tahapan tes kedua ini bisa berjalan lancar, dilaksanakan dengan pengawasan yang ketat, terbuka, dan transparan,” ungkap Agus.

Cegah Masalah Pengadaan, Pemkot Pontianak Perketat Pengawasan Barang dan Jasa
Baca Juga

Cegah Masalah Pengadaan, Pemkot Pontianak Perketat Pengawasan Barang dan Jasa

Sistem penilaian pada ujian akademik ini akan langsung diranking. Hasil pemeringkatan tersebut akan menentukan siapa saja peserta yang lolos batas nilai untuk mengikuti tahapan wawancara pada keesokan harinya.

Menyusutnya jumlah pelamar di fase ini sejalan dengan tingginya standar kualifikasi yang dipatok panitia. Penanggung Jawab (PIC) Rekrutmen, Dodi Triasmara, memaparkan bahwa instrumen tes sengaja dipecah menjadi empat modul berdurasi panjang. Tes ini tidak hanya mengukur kecerdasan di atas kertas, melainkan membedah nalar kritis, psikologi, hingga ketahanan mental para pencari kerja.

“Istilahnya sebenarnya bukan kemampuan akademis saja, tapi kemampuan analisanya, logikanya,” tegas Dodi.

Materi uji tersebut secara spesifik dirancang untuk mengidentifikasi pengenalan pola masalah, motivasi kerja, serta manajemen stres saat kandidat dihadapkan pada situasi kritis. Dodi menekankan bahwa integritas dan tanggung jawab personal menjadi parameter utama penilaian.

Usung Tema Tangguh Bersahabat, Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-255
Baca Juga

Usung Tema Tangguh Bersahabat, Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-255

“Ada kemampuan analisa berpikir, melihat pola, motivasi mereka, terus kemampuan untuk bisa mengelola kalau di bawah tekanan. Mengidentifikasi apakah mereka bertanggung jawab pribadinya dan memiliki integritas dalam contoh-contoh soalnya,” rincinya.

Akumulasi penilaian dari keempat modul TPA ini akan melahirkan daftar pemeringkatan berisi 150 individu dengan skor teratas. Para kandidat yang lolos seleksi ini nantinya akan diuji kembali secara faktual untuk mencocokkan kapasitas analitis mereka dengan beban kerja di formasi jabatan yang dilamar.

“Diharapkan itulah orang-orang terbaiknya, 150 terbaik itu yang nanti diproyeksikan untuk ditempatkan di PDAM. Dari wawancara pun nanti akan keluar lagi siapa yang benar-benar cocok profilnya dengan posisi yang akan ditempati,” pungkas Dodi.

(Hendrawan)