Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Sambangi Mimbar Untan, PWI Kalbar Dorong Penguatan Kaderisasi Wartawan dan Independensi Kampus

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 16 September 2026 · 09:562 menit baca
Sambangi Mimbar Untan, PWI Kalbar Dorong Penguatan Kaderisasi Wartawan dan Independensi Kampus
PWI Kalbar sambangi Sekretariat Mimbar Untan, dorong penguatan kaderisasi wartawan muda serta desak kampus jamin kemerdekaan pers mahasiswa tanpa intervensi. (Dok. PWI Kalbar)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong penguatan peran pers mahasiswa sebagai kawah candradimuka kaderisasi jurnalis sekaligus mendesak otoritas perguruan tinggi menjamin kebebasan berekspresi di lingkungan kampus, Selasa, (15/9/2026).

Dorongan tersebut disampaikan oleh jajaran pengurus PWI Kalbar saat menggelar kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mimbar Untan di Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Maksud dari peninjauan langsung terhadap dinamika pers kampus diutarakan oleh Ketua PWI Kalbar, Kundori.

“Tujuannya memberikan motivasi dan melihat perkembangan peran pers kampus atau mahasiswa sejauh mana,” ujar Kundori, Selasa, (15/9/2026).

Air Baku Terdampak Intrusi Laut, Perumda Tirta Khatulistiwa Pasok 1 Juta Liter Air Bersih Per Hari
Baca Juga

Air Baku Terdampak Intrusi Laut, Perumda Tirta Khatulistiwa Pasok 1 Juta Liter Air Bersih Per Hari

Konsistensi pengelola LPM Mimbar Untan dalam memproduksi produk jurnalistik cetak berupa majalah dan tabloid di tengah disrupsi media digital dipandang sebagai sarana efektif melatih kecakapan dasar calon jurnalis profesional. Manfaat ganda media kampus sebagai ruang uji kompetensi penulisan diterangkan lebih lanjut dalam penjelasannya.

“Selain mengelola media online, media cetak seperti tabloid atau majalah masih ada terbit di Mimbar Untan. Ini menjadi wadah bagi wartawan pemula sebelum mereka tamat dari kampus,” katanya.

Selain wadah pembelajaran teknis, pers mahasiswa dinilai mengemban mandat penting sebagai instrumen pengawas kekuasaan dan kontrol sosial di lingkungan civitas akademika. Perlindungan ruang independensi pers mahasiswa dari sensor maupun tekanan birokrasi kampus ditegaskan dalam keterangannya.

“Kepada lembaga kampus agar mendukung kemerdekaan pers mahasiswa. Jangan sampai ada intervensi-intervensi tersendiri, karena pers kampus menjaga idealisme dan menjadi kontrol sosial di tingkat perguruan tinggi,” jelasnya.

Air PDAM Terasa Asin, Pemprov Kalbar Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih di Pontianak
Baca Juga

Air PDAM Terasa Asin, Pemprov Kalbar Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih di Pontianak

Pentingnya menyambung rantai kaderisasi antara organisasi profesi wartawan dan jurnalis kampus diuraikan oleh pengurus organisasi pers tertua di tanah air tersebut. Akar historis perjalanan karier wartawan profesional yang bermula dari pers mahasiswa dipaparkan dalam keterangannya.

“PWI juga sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia. Teman-teman wartawan di berbagai media di Kalimantan Barat juga banyak yang dulunya lahir dari pergerakan pers kampus. Jadi perlu saling menguatkan dan menjaga kaderisasi pers di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat,” tuturnya.

Respons positif diberikan oleh pengelola pers mahasiswa atas inisiatif kemitraan yang dibangun oleh organisasi profesi jurnalis di tingkat daerah. Nilai perdana kunjungan kelembagaan organisasi wartawan diakui oleh Ketua Umum Mimbar Untan, Judirho.

“Jadi sebelumnya tidak ada kunjungan dari berbagai organisasi wartawan. Baru kali ini,” kata Judirho.

Peluang ekspansi jejaring profesional guna mendukung keberlanjutan operasional keredaksian mahasiswa dipaparkan dalam penjelasannya.

Tagih Realisasi Kebun Kemitraan, Warga Sepok Laut Datangi Kantor PT PAL di Pontianak
Baca Juga

Tagih Realisasi Kebun Kemitraan, Warga Sepok Laut Datangi Kantor PT PAL di Pontianak

“Kami masih membutuhkan yang namanya jejaring. Mungkin dengan adanya kunjungan PWI ini, kami akan memperkuat jejaring dan terus berkolaborasi,” ujarnya.

Rencana tindak lanjut kegiatan dirumuskan dalam bentuk lokakarya peningkatan kapasitas penulisan investigasi serta pelatihan etik jurnalistik bagi anggota baru. Format program kerja sama kelembagaan mahasiswa dan PWI dipaparkan sebagai penutup keterangannya.

“Kami bisa melihat kinerja-kinerja dalam jurnalistik, kapasitas wartawan, maupun diskusi-diskusi biasa. Untuk event, tentu kami juga punya berbagai macam rencana untuk melakukan kegiatan bersama PWI,” katanya.

(Hendrawan)