Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Sempat Diguyur Hujan, Bara Api Karhutla Gambut di Kubu Raya Kembali Menyala

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 9 September 2026 · 19:072 menit baca
Sempat Diguyur Hujan, Bara Api Karhutla Gambut di Kubu Raya Kembali Menyala
Meski sempat diguyur hujan, bara api karhutla lahan gambut di Desa Limbung Kubu Raya kembali menyala, tim gabungan berupaya cegah api dekati rumah warga. (Dok. Polres Kubu Raya)

Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kubu Raya belum mampu memadamkan sepenuhnya bara api di bawah permukaan tanah gambut di Jalan Madusari, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kalimantan Barat, Rabu, (9/9/2026).

Kepulan asap pekat masih membubung dari lapisan dalam tanah hingga memicu personel gabungan Ops Aman Nusa Polda Kalbar, Polres Kubu Raya, Brimob, BNPB, serta pemadam kebakaran swasta kembali melancarkan pendinginan intensif hingga malam hari guna mencegah api menjalar ke permukiman warga.

Tindakan penyemprotan air ke ceruk gambut diperkuat dengan pembongkaran lapisan tanah humus menggunakan peralatan manual agar pasokan air menembus titik api bawah tanah (ground fire).

Larangan pembukaan areal perkebunan dengan metode membakar diingatkan oleh Kapolres Kubu Raya, Rensa S. Aktadivia, melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Polres Kubu Raya, Ade.

Udara Pontianak Terburuk Tiga Tahun Terakhir Imbas Kepungan Asap Karhutla
Baca Juga

Udara Pontianak Terburuk Tiga Tahun Terakhir Imbas Kepungan Asap Karhutla

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun. Jangan sampai kelalaian atau kesengajaan membuka lahan dengan cara membakar justru menimbulkan kebakaran yang lebih luas dan berdampak kepada masyarakat lainnya,” kata Ade, Rabu, (9/9/2026).

Keterlibatan warga sekitar dalam memantau wilayah dinilai menjadi instrumen krusial agar kobaran awal tidak meluas menjadi krisis asap perkotaan. Pentingnya langkah pencegahan sejak fase kemunculan titik api dipaparkan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada harus menanggulangi kebakaran yang sudah meluas. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla,” ujarnya.

Kepung Enam Kabupaten Terdampak Karhutla, Koalisi Sipil Bagikan 8.260 Masker
Baca Juga

Kepung Enam Kabupaten Terdampak Karhutla, Koalisi Sipil Bagikan 8.260 Masker

Dedikasi regu pemadam darat yang berjibaku menahan pergerakan lidah api di perbatasan area pemukiman mendapatkan apresiasi dari pimpinan kepolisian daerah. Ucapan terima kasih kepada seluruh unsur sukarelawan dan tim terpadu disampaikan sebagai penutup keterangannya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan serta seluruh pihak yang dengan kepedulian dan kerja kerasnya terus hadir di lapangan untuk bersama-sama menanggulangi bencana karhutla di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar,” kata Ade.

Proses pembasahan lahan gambut di Desa Limbung terus dipertahankan oleh satuan tugas darat guna memastikan seluruh potensi bara api padam total dan tidak memicu kebakaran susulan saat cuaca kembali panas.

(Tony)