Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI pada tahun anggaran 2026 berdampak pada terhentinya distribusi bahan bacaan bermutu ke fasilitas publik dan ruang literasi akar rumput di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Anggaran Perpusnas yang merosot dari Rp721 miliar menjadi Rp377,9 miliar mengakibatkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), rumah ibadah, puskesmas, hingga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pontianak tidak lagi menerima pasokan buku dari pemerintah pusat pada tahun ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak Rendrayani mengonfirmasi terhentinya alokasi bantuan yang sebelumnya rutin disalurkan sepanjang 2024 hingga 2025 tersebut.
“Untuk tahun 2026 ini, imbas pemangkasan anggaran dari Perpustakaan Nasional itu, bantuan bahan bacaan bermutu ke Taman Bacaan Masyarakat, perpustakaan rumah ibadah, puskesmas, dan lapas, nah itu yang tahun ini tidak kita dapatkan,” ujar Rendrayani, Jumat, (24/7/2026).