Sab, 18/07/26 · 02.55.40
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Dikeroyok OTK di Pontianak Timur, Remaja 15 Tahun Alami Patah Tangan: Keluarga Desak Polresta Tangkap Pelaku

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Kamis, 21 Mei 2026 · 20:081 menit baca
Dikeroyok OTK di Pontianak Timur, Remaja 15 Tahun Alami Patah Tangan: Keluarga Desak Polresta Tangkap Pelaku
Seorang remaja 15 tahun di Pontianak Timur mengalami patah tangan usai dikeroyok kelompok OTK saat mempertahankan HP miliknya. Keluarga mendesak Polresta Pontianak segera menangkap pelaku. (Dok. HO/TNP)

Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Peristiwa ini menimpa seorang remaja bernama Rafa Al Fahri (15) yang menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok orang tidak dikenal (OTK) di Kecamatan Pontianak Timur, Senin (18/5/2026) malam.

Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita patah tulang pada tangan kanan. Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polresta Pontianak dengan nomor laporan STPP/393/V/2026/Satreskrim.

Ayah korban, M. Fadli, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat korban tengah berjalan bersama rekannya, Deza. Mereka tiba-tiba dihampiri oleh sekelompok OTK yang memaksa ingin meminjam telepon genggam milik korban.

“Saat itu korban menolak meminjamkan handphone-nya, dan langsung dihajar tanpa ampun oleh kelompok tersebut,” ujar Fadli, Kamis (21/5/2026).

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pontianak Gelar Lomba Lukis untuk Penyandang Disabilitas
Baca Juga

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Pontianak Gelar Lomba Lukis untuk Penyandang Disabilitas

Fadli menambahkan bahwa kejadian nahas itu terjadi di kawasan tepian Sungai Kapuas. Selain patah tulang tangan kanan, Rafa juga mengalami luka lebam pada pipi serta rasa sakit di bagian kepala belakang dan punggung. Sementara rekannya, Deza, mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh.

Dengan adanya kejadian ini, pihak keluarga mendesak Polresta Pontianak untuk segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku agar memberikan rasa keadilan bagi korban.

Hasil rontgen (X-Ray) Korban.
Hasil rontgen (X-Ray) Korban. (Dok. HO/TNP)

Pihak keluarga juga mengimbau masyarakat luas untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

(Dayank Ana)