Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Dua Rumah Rusak, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Siantan Hilir

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 14 Oktober 2026 · 12:051 menit baca
Dua Rumah Rusak, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Siantan Hilir
Pemkot Pontianak salurkan bantuan darurat bagi dua keluarga korban kebakaran di Gang Pelita, Siantan Hilir, untuk memenuhi kebutuhan dasar pascamusibah. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada dua keluarga terdampak musibah kebakaran di Gang Pelita, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu, (14/10/2026). Peristiwa kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk tersebut terjadi pada Senin, (12/10/2026), dan menyebabkan kerusakan pada fisik bangunan rumah.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, kepada dua kepala keluarga penerima, yakni Hadi Syamsidi yang menanggung lima anggota keluarga serta Maming Toya yang memiliki empat anggota keluarga, Selasa, (13/10/2026).

Penyaluran logistik kedaruratan melalui Dinas Sosial Kota Pontianak itu dipaparkan oleh Bahasan sebagai langkah tanggap darurat pascainsiden.

“Musibah seperti ini tentu tidak kita inginkan. Pemerintah hadir untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak, terutama pada masa-masa awal setelah kejadian,” ujarnya, Selasa, (13/10/2026).

Olahan Mocaf Antar TP PKK Pontianak Juara II Inovasi Pangan Kalbar
Baca Juga

Olahan Mocaf Antar TP PKK Pontianak Juara II Inovasi Pangan Kalbar

Pencegahan risiko korsleting dan bahaya kelistrikan di area hunian warga diimbau secara khusus dalam keterangannya demi mengantisipasi insiden serupa.

Solidaritas sosial antarwarga di lingkungan sekitar kemudian ditekankan oleh Bahasan guna mempercepat masa pemulihan para korban.

“Yang terpenting sekarang keluarga yang terdampak bisa segera bangkit. Kita berharap ada dukungan dari lingkungan sekitar, karena dalam kondisi seperti ini kepedulian dan gotong royong sangat dibutuhkan,” katanya.

Longsor Tambang Emas Ilegal di Bengkayang, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun
Baca Juga

Longsor Tambang Emas Ilegal di Bengkayang, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun

Dukungan moril serta harapan pemulihan aktivitas para korban kembali disampaikan oleh Bahasan saat menutup penyaluran bantuan.

“Semoga keluarga yang mendapat musibah diberikan kekuatan dan dapat segera kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Pontianak terus menyiagakan jajaran aparat kecamatan dan kelurahan untuk memetakan kebutuhan lanjutan korban selama masa rehabilitasi tempat tinggal.

(Dayank Ana)