Rab, 01/07/26 · 15.19.55
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gaia Bumi Raya City XXI Beroperasi di Area Baru, Siapkan Layar IMAX Pertama di Kalbar

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 1 Juli 2026 · 20:223 menit baca
Gaia Bumi Raya City XXI Beroperasi di Area Baru, Siapkan Layar IMAX Pertama di Kalbar
Bioskop Gaia Bumi Raya City XXI resmi beroperasi kembali di area Extension Lantai Mezzanine Kubu Raya. Simak rencana peluncuran studio IMAX dan The Premiere. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Industri hiburan dan layar lebar di Kalimantan Barat memasuki babak baru seiring dengan resmi beroperasinya kembali bioskop Gaia Bumi Raya City XXI pada Rabu (1/7/2026). Berlokasi di Lantai Mezzanine area Gaia Bumi Raya City Extension, pembukaan kembali fasilitas sinema ini langsung memicu antrean panjang ratusan pengunjung sejak pukul 10.00 WIB.

Langkah relokasi dan ekspansi ini dilakukan guna merespons tingginya permintaan pasar domestik di wilayah Kubu Raya dan Pontianak. Pada hari pertama operasional, pengunjung memadati area loket untuk mengamankan tiket sejumlah film box office yang dijadwalkan tayang sepanjang Juli, termasuk Toy Story 5, Supergirl, Jangan Buang Ibu, Cerita Lila, dan Obsession.

Antusiasme tersebut dirasakan langsung oleh sejumlah pengunjung, di antaranya Rodrik dan Maria. Meski harus berjalan lebih jauh menuju area gedung baru (extension), mereka mengapresiasi kebersihan serta desain interior bioskop yang dinilai lebih segar.

“Tempatnya bagus sekali, hiasannya mantap, dan bersih. Tadi saat masuk ada lorong dengan dekorasi bunga-bunga yang sangat menarik untuk tempat berfoto,” ujar Rodrik saat ditemui di lokasi.

Riset Link-AR Borneo Beberkan Dampak Sosial-Lingkungan Tambang Bauksit PT Antam di Sanggau
Baca Juga

Riset Link-AR Borneo Beberkan Dampak Sosial-Lingkungan Tambang Bauksit PT Antam di Sanggau

Maria menambahkan bahwa kebijakan harga tiket yang ditawarkan di lokasi baru ini relatif bersahabat bagi kantong masyarakat.

“Tiketnya sangat terjangkau, tadi kami membeli seharga Rp30.000 per orang. Kami juga mendapat informasi bahwa ada program nonton berhadiah khusus di hari pertama ini,” ungkap Maria.

Daya Beli Tinggi dan Strategi Tarif Non-Perang Harga
Tingginya kunjungan pada hari pertama operasional dinilai merefleksikan tren pertumbuhan ekonomi dan daya beli (spending power) masyarakat Kalimantan Barat yang terus menguat. Public Relations Gaia Extension, Onov Yohansen, mengungkapkan bahwa kehadiran wajah baru XXI merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi kebutuhan pasar domestik yang potensial namun kerap tidak terlihat.

Untan dan ITBSS Terapkan Teknologi Tepat Guna di Pesisir Karimunting Bengkayang
Baca Juga

Untan dan ITBSS Terapkan Teknologi Tepat Guna di Pesisir Karimunting Bengkayang

“Kami mempelajari data satu tahun belakangan ini. Spending power atau daya beli masyarakat di Kubu Raya dan Pontianak ini ternyata sangat besar, baik untuk segmen menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Terbukti saat kita mengadakan Indonesia Shopping Festival, peringkat nilai transaksi kita melompat dari posisi 24 pada tahun 2024 menjadi masuk ke dalam 10 besar nasional pada tahun 2025. Artinya, perputaran transaksi di sini sangat tinggi,” papar Onov Yohansen.

Onov menambahkan bahwa keberadaan fasilitas modern di area extension ini diharapkan dapat menekan angka pelarian devisa daerah ke luar wilayah Kalimantan Barat.

“Salah satu misi utama Gaia adalah ingin menyampaikan kepada masyarakat di Kalimantan bahwa mereka tidak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta atau ke Malaysia untuk menikmati fasilitas modern. Di Gaia, semuanya sudah kami sediakan secara lengkap,” lanjutnya.

Mengenai kebijakan tarif tiket masuk (HTM) yang berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp50.000, manajemen menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berbasis pada data riset okupansi penonton, bukan karena persaingan harga dengan kompetitor.

“Prinsip kami bukan perang harga, melainkan menyesuaikan dengan daya beli masyarakat agar mereka mendapatkan ruang nongkrong yang nyaman dengan harga yang tepat. Berdasarkan riset saat penutupan sebelumnya, ketika kami uji coba di angka Rp25.000, okupansi studio mencapai 100 persen dengan total pendapatan tiket harian yang sangat signifikan. Dari kalkulasi eskalasi itulah kami menetapkan angka Rp30.000 sebagai harga dasar yang ideal, bukan harga promo,” jelas Onov secara terperinci.

Proyeksi Studio Premiere dan Teknologi IMAX
Sebagai bagian dari promosi pembukaan, manajemen menghadirkan program penukaran poin “Nonton XXI Berhadiah” bagi anggota Gaia Club yang bekerja sama dengan 25 unit usaha ritel (tenant) mitra, termasuk Hotel Mercure dan Ibis Pontianak.

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis
Baca Juga

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis

Secara infrastruktur, area perluasan Gaia Extension ini dirancang secara terintegrasi. Akses mobilitas pengunjung dari gedung utama menuju gedung baru nantinya akan dipermudah melalui jembatan koneksi khusus (connecting bridge).

Dalam jangka panjang, manajemen memproyeksikan bioskop ini akan dilengkapi dengan studio eksklusif The Premiere serta studio dengan teknologi visual IMAX. Seluruh pengerjaan proyek tersebut ditargetkan rampung pada awal tahun depan.

“Komponen utama dari pertumbuhan area baru kita ini meliputi bioskop, supermarket, department store, dan brand internasional. Untuk bioskop sendiri, perencanaan ke depan memang mengarah pada kehadiran The Premiere dan IMAX. Saat ini pembangunannya terus berproses dan kami menargetkan ‘Grand Opening’ gedung baru ini dapat terlaksana bertepatan dengan ulang tahun Gaia pada tanggal 21 Januari mendatang,” pungkas Onov.

(Hendrawan)