Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

HMI Kehutanan Untan Lakukan Gerakan Penyaluran Air Bersih Pada Warga Terdampak Krisis Air

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 18 September 2026 · 18:322 menit baca
HMI Kehutanan Untan Lakukan Gerakan Penyaluran Air Bersih Pada Warga Terdampak Krisis Air
HMI Kehutanan dan Ekonomi Untan salurkan 8.000 liter air bersih di PMI Pontianak; tegaskan aksi nyata di lapangan sebagai otokritik atas elitisme aktivisme mahasiswa. (Dok. HO/TNP)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Kehutanan dan Ekonomi Universitas Tanjungpura menyentil elitisme gerakan mahasiswa dengan menyalurkan 8.000 liter air bersih bagi warga yang terdampak krisis di Kantor PMI Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Aksi bertajuk ALIRAN (Aksi Lintas Komisariat Salurkan Air Bersih) yang menggandeng Rizky Ponsel dan PMI Kota Pontianak ini memicu antrean warga sejak pagi. Dengan pembatasan maksimal dua galon per orang, seluruh kuota 8.000 liter air bersih ludes diserbu masyarakat dalam hitungan jam.

Di balik aksi kemanusiaan tersebut, aksi gabungan ini membawa pesan otokritik tajam terhadap wacana gerakan aktivisme pemuda yang dinilai kerap berjarak dari krisis riil warga. Ketika kebutuhan mendasar seperti air bersih terabaikan, organisasi kemahasiswaan dinilai tidak boleh sebatas terjebak pada retorika forum, kajian elit, maupun sekadar rilis pernyataan sikap. Ketua Umum HMI Komisariat Kehutanan, Davi, menegaskan bahwa fenomena warga yang harus mengantre air bersih merupakan tamparan keras bagi fungsi kontrol sosial mahasiswa.

“Persoalan air bersih hari ini menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa dijawab hanya dengan diskusi atau pernyataan sikap. Ketika masyarakat harus datang dan mengantre untuk mendapatkan air, di situlah seharusnya gerakan mahasiswa mengambil peran. Kegiatan ALIRAN kami hadirkan sebagai bentuk ikhtiar sederhana bahwa HMI tidak boleh hanya berbicara tentang masyarakat, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat benar-benar membutuhkan,” ujar Davi.

Bala’ Komando Melayu Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis Atasi Krisis Air Dampak Karhutla
Baca Juga

Bala’ Komando Melayu Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis Atasi Krisis Air Dampak Karhutla

Secara kritis, Davi mengakui bantuan logistik tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan struktural krisis air bersih di Kota Pontianak secara menyeluruh. Namun, ia menekankan pentingnya mengembalikan tolok ukur keberpihakan aktivis pada aksi konkret di lapangan.

“Delapan ribu liter air yang kami salurkan mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan air bersih di Pontianak. Namun, bagi kami, ini adalah pesan bahwa gerakan harus dimulai dari sesuatu yang nyata. Kami juga ingin mengingatkan bahwa keberpihakan kepada masyarakat tidak cukup dibicarakan di ruang-ruang internal organisasi. Ukuran dari sebuah gerakan adalah sejauh mana kehadirannya dapat dirasakan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Gerakan kolaboratif ini menjadi sindiran terbuka bagi struktur internal maupun organisasi kepemudaan secara luas agar tidak gagap merespons krisis publik. Di saat suara keberpihakan sering kali hanya menggema di ruang diskusi internal, aksi di lapangan menjadi ujian nyata apakah aktivisme mahasiswa masih relevan atau justru kehabisan daya tawar di hadapan masyarakat.

(Hendrawan)