Rab, 24/06/26 · 07.28.30
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kalbar Dapat Kucuran Rp178 Miliar Inpres Jalan, Gubernur Targetkan 80 Persen Jalan Mantap

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 24 Juni 2026 · 12:512 menit baca
Kalbar Dapat Kucuran Rp178 Miliar Inpres Jalan, Gubernur Targetkan 80 Persen Jalan Mantap
Gubernur Kalbar Ria Norsan menargetkan 80 persen jalan mantap pada 2030 usai Kalimantan Barat mendapat kucuran Rp178 miliar dari Inpres Jalan Daerah. (Dok. Adpim Kalbar)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan capaian rasio jalan mantap di wilayahnya menyentuh angka 80 persen pada tahun 2030 mendatang. Target akselerasi infrastruktur tersebut didukung oleh kucuran dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dari pemerintah pusat guna mendongkrak konektivitas antarwilayah.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memaparkan bahwa kondisi jaringan jalan yang menjadi kewenangan provinsi saat ini baru menyentuh kisaran 65 persen kategori mantap. Sisa persentase sengketa fisik tersebut akan diselesaikan secara bertahap menggunakan skema anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta intervensi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Target kita sampai tahun 2030 mencapai 80 persen jalan mantap. Sesuai kemampuan anggaran yang tersedia, perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap. Mudah-mudahan target tersebut dapat tercapai,” ujar Ria Norsan usai menghadiri peresmian Inpres Jalan Daerah secara daring bersama Prabowo Subianto di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (23/6/2026).

Melalui klaster Inpres Jalan Daerah, Kalimantan Barat mendapatkan alokasi anggaran khusus sebesar Rp178.428.461.000. Stimulus finansial tersebut dialokasikan secara spesifik untuk penanganan konstruksi koridor jalan sepanjang 34,72 kilometer yang mencakup wilayah administratif provinsi maupun kabupaten.

Pengembangan Wisata Perbatasan, Infrastruktur Pantai Temajuk Ditinjau
Baca Juga

Pengembangan Wisata Perbatasan, Infrastruktur Pantai Temajuk Ditinjau

Buka Keterisolasian Distribusi Logistik
Secara nasional, peresmian serentak tersebut menandai rampungnya pembenahan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah penunjang ekonomi. Langkah intervensi ini diarahkan langsung oleh Prabowo Subianto untuk mengurai simpul kemacetan jalur logistik sektor primer, pertanian, dan perikanan nasional.

Pemerintah daerah menilai kebijakan perluasan akses ini krusial untuk menekan biaya logistik tinggi akibat kerusakan jalur penghubung di kawasan pedalaman.

“Kita harapkan dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini dapat membuka akses infrastruktur yang selama ini masih terbatas serta mempercepat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat,” kata Ria Norsan.

Gubernur Ria Norsan Minta 99 Lurah di Kalbar Lakukan Transformasi Digital
Baca Juga

Gubernur Ria Norsan Minta 99 Lurah di Kalbar Lakukan Transformasi Digital

Keberlanjutan Program Hingga 2029
Ria Norsan menambahkan, pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 ini memiliki linimasa pengerjaan jangka panjang yang direncanakan bergulir secara kontinyu hingga tahun 2029. Pola penataan bertahap ini diharapkan mampu mengikis disparitas pembangunan antardaerah di Kalbar.

Dengan tuntasnya penanganan beberapa ruas prioritas tersebut, mobilitas angkutan komoditas dinilai akan jauh lebih efisien, sekaligus mempercepat jangkauan pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di lingkar luar provinsi.

(Hendrawan)