Jum, 03/07/26 · 08.08.51
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kapolda Kalbar Buka Suara soal Penundaan Sertijab di Tengah Isu Kasus IUP

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 2 Juli 2026 · 21:412 menit baca
Kapolda Kalbar Buka Suara soal Penundaan Sertijab di Tengah Isu Kasus IUP
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menepis rumor terkait penundaan sertijab dirinya yang dikaitkan dengan isu pemeriksaan kasus korupsi IUP oleh IPW. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, angkat bicara merespons berkembangnya rumor di ruang publik terkait penundaan proses serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Polda Kalbar. Ia menegaskan bahwa seluruh dinamika mutasi jabatan di Korps Bhayangkara berjalan sesuai dengan mekanisme organisasi yang ketat dan transparan.

Pernyataan itu disampaikan Pipit usai menghadiri syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di kawasan Arboretum Sylva, Universitas Tanjungpura, Rabu (1/7/2026). Langkah klarifikasi ini diambil menyusul maraknya spekulasi di media sosial mengenai tertundanya sertijab dirinya selaku Kapolda Kalbar.

“Rumor atau hoaks tidak perlu saya klarifikasi. Semua ada prosesnya dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).

Pipit menjelaskan, setiap proses mutasi pejabat tinggi di lingkungan Polri tidak bisa dilakukan secara instan. Terdapat tahapan administrasi yang panjang, koordinasi antarlembaga, serta kebijakan pemerintah yang harus dipenuhi sebelum jabatan definitif berpindah tangan.

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis
Baca Juga

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis

Ia menegaskan spekulasi yang berkembang di masyarakat tidak memiliki relevansi dengan prosedur internal Polri, serta menyatakan bahwa dirinya saat ini masih memegang penuh tanggung jawab komando.

“Hingga saat ini, saya masih menjalankan amanah sebagai Kapolda Kalbar dan seluruh jajaran tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Di tengah isu yang beredar, Pipit memastikan bahwa institusinya tetap tegak lurus menjaga profesionalisme penegakan hukum demi mempertahankan tingkat kepercayaan publik di wilayah Kalimantan Barat.

“Yakinlah, kami berkomitmen melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan menjaga citra Polri melalui pelayanan yang profesional,” pungkasnya.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalbar Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Baca Juga

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalbar Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Surat Telegram Kapolri dan Sorotan IPW
Isu mengenai penundaan sertijab di lingkungan Polda Kalimantan Barat sebelumnya memicu spekulasi luas di tengah masyarakat, menyusul terbitnya Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026. Dalam telegram tersebut, Kapolri resmi menunjuk Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar untuk menggantikan posisi Pipit Rismanto.

Namun di balik penundaan administratif ini, Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti adanya narasi mengenai pemeriksaan terhadap Pipit Rismanto oleh Divisi Propam Polri. Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi tata kelola Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Quality Success Sejahtera yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung.

Meskipun muncul teka-teki mengenai keterkaitan antara agenda mutasi perwira tinggi dengan proses penegakan hukum pertambangan tersebut, kegiatan operasional kepolisian di wilayah hukum Kalimantan Barat dilaporkan tetap berjalan normal tanpa kendala administratif.

(Hendrawan)