Sel, 14/07/26 · 10.34.17
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Masa Tugas Berakhir, Konsul Malaysia Azizul Zekri Pamit ke Wali Kota Pontianak

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 14 Juli 2026 · 16:272 menit baca
Masa Tugas Berakhir, Konsul Malaysia Azizul Zekri Pamit ke Wali Kota Pontianak
Konsul Malaysia Azizul Zekri resmi berpamitan kepada Wali Kota Edi Rusdi Kamtono. Hubungan bilateral Kalbar-Sarawak mencakup pasokan listrik hingga ekspor. (Dok. Prokopim Pontianak)

Hubungan diplomatik dan kemitraan ekonomi di koridor perbatasan darat Kalimantan Barat dan Sarawak memasuki fase transisi kepemimpinan. Konsul Malaysia di Pontianak Azizul Zekri resmi berpamitan kepada jajaran Pemerintah Kota Pontianak seiring selesainya masa jabatan dinas luar negeri yang telah diembannya selama hampir lima tahun. Pertemuan bilateral penutup tersebut dilangsungkan di Ruang VIP Wali Kota Pontianak, Selasa, (14/7/2026).

Azizul Zekri, yang mulai menjabat sejak November 2021, mencatat bahwa stabilitas hubungan bilateral di tingkat lokal berhasil dipertahankan melalui serangkaian program integrasi sektor pariwisata, kurasi kuliner, pendidikan, hingga penetapan rencana keikutsertaan Pontianak dalam ajang Borneo International Halal Showcase di Kuching, Sarawak.

“Pemerintah Kota Pontianak telah banyak memberikan kerja sama, bantuan, dan memfasilitasi hubungan bilateral antara Malaysia dan Kota Pontianak. Banyak program yang telah kita laksanakan bersama, mulai dari promosi pariwisata, kuliner, pendidikan, hingga kegiatan kemasyarakatan. Pontianak sangat dekat di hati saya. Masyarakatnya ramah dan saya merasa seperti berada di tengah keluarga sendiri. Saya banyak mengikuti kegiatan kemasyarakatan dan pengajian bersama komunitas yang ada di Pontianak. Saya pasti akan kembali lagi ke Pontianak. Kedekatan yang telah terjalin dengan masyarakat, Pemerintah Kota Pontianak, dan Bapak Wali Kota Edi Kamtono menjadi kenangan yang sangat berarti bagi saya,” papar Azizul Zekri.

Dongkrak Angka IPM, Pemkot Pontianak Sepakati Kerja Sama dengan UNU Kalbar
Baca Juga

Dongkrak Angka IPM, Pemkot Pontianak Sepakati Kerja Sama dengan UNU Kalbar

Strategi Ketahanan Energi Internasional dan Logistik Lintas Batas
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa eksistensi Korps Diplomatik Malaysia di Pontianak memegang peranan vital dalam memelihara keseimbangan geopolitik ekonomi di pulau Kalimantan, mengingat adanya kesamaan garis kultural etnis Melayu dan Dayak di kedua wilayah.

Kemitraan strategis ini teruji secara faktual melalui intervensi pasokan kebutuhan darurat logistik medis eksternal, berupa bantuan tangki oksigen dari Malaysia ke Kalimantan Barat pada fase krisis pandemi Covid-19, serta ketergantungan pasokan daya interkoneksi listrik dari Sarawak yang berjalan hingga saat ini.

“Hubungan Kalimantan Barat dengan Sarawak sudah seperti keluarga. Selain karena wilayah perbatasan yang sangat panjang, kita juga memiliki banyak kesamaan, baik dari sisi budaya maupun suku, seperti Melayu dan Dayak. Pada masa pandemi, kita sempat mendapatkan bantuan oksigen melalui beberapa mobil tangki. Hingga saat ini, pasokan listrik dari Sarawak juga masih berlangsung. Kami merasa kehilangan karena beliau sangat humble dan mudah berkomunikasi. Setiap ada peluang kerja sama yang menguntungkan kedua pihak, beliau selalu memberikan dukungan,” ungkap Edi Rusdi Kamtono.

Selain sektor energi, pemerintah daerah mencatat pertumbuhan volume perdagangan pada komoditas ekspor unggulan lokal seperti kopi dan beras ke pasar Malaysia yang difasilitasi langsung oleh pihak konsulat. Otoritas kota berharap suksesi kepemimpinan diplomatik mendatang tetap konsisten menjaga intensitas perdagangan luar negeri di wilayah perbatasan.

(Hendrawan)