Sel, 14/07/26 · 08.53.09
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Sasar Ibu PKK di IKN, Mahasiswa UGM Latih Pembuatan Kain Ecoprint

Tony
Tony
Senin, 13 Juli 2026 · 12:172 menit baca
Sasar Ibu PKK di IKN, Mahasiswa UGM Latih Pembuatan Kain Ecoprint
Tim KKN-PPM UGM latih 16 kader PKK Desa Bukit Raya Sepaku buat kain ecoprint. Dukung kampanye slow fashion di kawasan IKN Penajam Paser Utara. (Dok. UGM)

Upaya penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis kelestarian lingkungan mulai merambah wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN-PPM UGM Pelita Nusantara mengampanyekan praktik slow fashion melalui pelatihan pembuatan kain ecoprint bagi komunitas lokal.

Intervensi edukasi dan keterampilan terapan tersebut diselenggarakan di Kantor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin, (6/7/2026).

Sebanyak 16 kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dilatih memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar pekarangan sebagai zat pewarna organik dan pembentuk motif kain. Langkah ini diambil untuk mereduksi dampak buruk limbah tekstil dunia yang menurut data United Nations Environment Programme (UNEP) telah mencapai 92 juta ton per tahun akibat dominasi serat sintetis poliester yang sulit terurai.

Penggagas kegiatan yang juga mahasiswa Program Studi Sosiologi UGM, Annisa Attaya Zahra menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membuka ruang pemanfaatan vegetasi lokal menjadi komoditas seni bernilai jual tinggi.

Otorita IKN dan BI Latih Pengrajin Lokal Kembangkan Motif Batik Nusantara
Baca Juga

Otorita IKN dan BI Latih Pengrajin Lokal Kembangkan Motif Batik Nusantara

“Saya berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan bahwa sumber daya alam yang ada di sekitar ternyata memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang unik, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi,” tutur Annisa Attaya Zahra.

Struktur Produksi UMKM Baru dan Prospek Kemandirian Ekonomi
Dalam pelatihan teknis tersebut, para peserta mempraktikkan langsung seluruh rantai produksi, mulai dari sterilisasi kain serat alam, penataan komposisi daun, hingga proses pengukusan untuk mengunci pigmen warna alami tumbuhan.

Keterampilan baru ini diproyeksikan mampu diadopsi menjadi unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas kawasan Sepaku guna menangkap peluang pasar seiring perpindahan aparatur sipil negara dan lonjakan populasi di ring satu IKN.

IKN Gelar Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu untuk Warga
Baca Juga

IKN Gelar Pelatihan Anyaman Rotan dan Ukir Kayu untuk Warga

Kader PKK Desa Bukit Raya, Judwariyati mengonfirmasi bahwa mayoritas warga di wilayahnya belum pernah mengenal maupun melihat langsung proses manufaktur kain ramah lingkungan tersebut.

“Semoga anak-anak KKN UGM bisa memberikan edukasi baik ecoprint ataupun yang lain kepada masyarakat Bukit Raya. Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat untuk menambah nilai ekonomi bagi ibu-ibu PKK,” pungkas Judwariyati.

Pendampingan berkala pascapelatihan kini menjadi target krusial untuk memastikan rantai pasok bahan baku dan standarisasi kualitas kain buatan warga lokal dapat bersaing di pasar mode berkelanjutan tingkat nasional.

(Tony)