Sel, 14/07/26 · 06.17.59
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

DPR Usulkan Kegiatan Fun Run Berkala untuk Hidupkan Sports Tourism di IKN

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 14 Juli 2026 · 11:582 menit baca
DPR Usulkan Kegiatan Fun Run Berkala untuk Hidupkan Sports Tourism di IKN
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati usulkan ajang Fun Run berkala di KIPP IKN guna dongkrak UMKM lokal via sektor sports tourism. (Dok. Humas OIKN)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong pemanfaatan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata olahraga. Koridor megaproyek nasional tersebut dinilai potensial diproyeksikan menjadi destinasi sports tourism dan wellness tourism skala internasional guna menjaring kunjungan pasar pelancong domestik maupun mancanegara.

Gagasan strategis ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Senin, (13/7/2026).

Fun Run 2025 (Dok. Humas OIKN)

Parlemen mengusulkan skema aktivasi ruang publik IKN pada malam hari melalui penyelenggaraan ajang lari massal atau Fun Run secara berkala. Karakteristik arsitektur kawasan luar ruang dan tata pencahayaan lampu perkotaan yang modern dinilai menjadi modal utama penarik minat komunitas olahraga rekreasi.

“Dengan lampu-lampu ini saya rasa desain lighting outdoor bisa sangat berpengaruh dan itu menjadi hal yang bisa kita dorong untuk adanya kegiatan-kegiatan wisata kebugaran atau wellness tourism, termasuk sports tourism,” ujar Rahayu Saraswati.

Dampak IKN, Ekonomi Penajam Paser Utara Melesat 19,9 Persen
Baca Juga

Dampak IKN, Ekonomi Penajam Paser Utara Melesat 19,9 Persen

Fun Run 2025 (Dok. Humas OIKN)

Dampak Multiplier Effect dan Akselerasi Desa Wisata Penyangga
Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini menjabarkan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga masyarakat yang konsisten tidak boleh dipandang sebatas aktivitas kebugaran, melainkan sebagai stimulus makro ekonomi daerah.

Pergerakan massa dalam multieven olahraga rekreasi diyakini mampu menghidupkan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perhotelan, hingga industri cinderamata lokal di wilayah penopang IKN.

“Multiplier effect-nya luar biasa. Pertama mendatangkan wisatawan, yang kedua dengan datangnya wisatawan berdampak bagi UMKM, food and beverage, mungkin bahkan suvenir dan seterusnya. Itu akan menjadi daya tarik dan menambah nilai yang luar biasa. Saya rasa itu jadi satu kegiatan yang bisa diadakan mungkin setiap tiga bulan,” terang Rahayu Saraswati.

Legislatif juga menekankan agar otoritas pengelola IKN tidak mengisolasi kemajuan pembangunan hanya di dalam KIPP. Otoritas pusat dan daerah diinstruksikan untuk segera merevitalisasi klaster desa wisata serta potensi kebudayaan lokal di sekitar wilayah administrasi guna menjamin pemerataan pendapatan ekonomi warga asli Kalimantan Timur.

Menkeu Purbaya Coret IKN dari Daftar Kandidat Pusat Finansial: “Terlalu Sepi”
Baca Juga

Menkeu Purbaya Coret IKN dari Daftar Kandidat Pusat Finansial: “Terlalu Sepi”

“Kalau misalkan IKN ini bisa menjadi pemantik untuk membawa para wisatawan keliling ke daerah-daerah sekitar, itu menjadi insentif untuk desa-desa di sekitar IKN mengembangkan wisatanya masing-masing. Banyak hal yang saya rasa bisa dikembangkan untuk kembali lagi menghadirkan multiplier effect,” pungkasnya.

(Dayank Ana)