Jum, 03/07/26 · 05.10.18
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Menkeu Purbaya Coret IKN dari Daftar Kandidat Pusat Finansial: “Terlalu Sepi”

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 3 Juli 2026 · 10:401 menit baca
Menkeu Purbaya Coret IKN dari Daftar Kandidat Pusat Finansial: “Terlalu Sepi”
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut IKN kemungkinan tidak masuk kandidat lokasi International Financial Center karena terlalu sepi. (Dok. Kemenkeu RI)

Rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional atau International Financial Center (IFC) di Indonesia belum melibatkan Ibu Kota Nusantara sebagai lokasi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut IKN kemungkinan besar tidak masuk dalam daftar kandidat karena kondisinya yang masih terlalu sepi.

“Sampai sekarang saya belum tahu. IKN? Mungkin nggak, terlalu sepi di IKN,” kata Purbaya usai rapat kerja Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Purbaya menjelaskan IFC akan dirancang tidak hanya di satu lokasi, melainkan di dua hingga tiga titik. Bali disebut sebagai salah satu lokasi paling potensial, meski pemerintah masih membahas sejumlah alternatif lain.

Putusan MK Soal Jakarta Hanya Isi Kekosongan Hukum, DPR-RI Pastikan IKN Tetap Berlanjut
Baca Juga

Putusan MK Soal Jakarta Hanya Isi Kekosongan Hukum, DPR-RI Pastikan IKN Tetap Berlanjut

Kriteria utama lokasi yang akan dipilih adalah yang paling nyaman bagi investor asing baik dari sisi aksesibilitas, jumlah penduduk, maupun lalu lintas pengunjung internasional.

“Kita akan cari tempat yang paling comfortable untuk internasional investor,” ujarnya.

Rencana pembentukan IFC sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia selama ini menerima investasi langsung sebesar Rp2.200 triliun masih jauh di bawah Singapura yang menembus Rp5.000 triliun, sebagian besar karena dana global masuk ke Singapura dahulu sebelum disebar ke kawasan.

“Ya Rp5.000 triliun itu, dana masuk ke Singapura dulu baru disebar. Sedangkan potensi investasi di Indonesia kan besar,” kata Airlangga.

Sengkarut Bandara VVIP IKN: Dari Salah Regulasi, Kelebihan Bayar, Hingga “Situs 404” Otorita
Baca Juga

Sengkarut Bandara VVIP IKN: Dari Salah Regulasi, Kelebihan Bayar, Hingga “Situs 404” Otorita

IFC dirancang untuk mengubah pola tersebut dengan menempatkan Indonesia langsung sebagai pusat keuangan global, menyaingi Singapura, Dubai, dan Hong Kong. Payung hukum pembentukan IFC kini sedang disusun pemerintah.

(Rudi)