Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Ruko Dua Lantai Ambruk di Sintang, Dua Pekerja Asal Pontianak Meninggal Dunia

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Selasa, 27 Oktober 2026 · 15:401 menit baca
Ruko Dua Lantai Ambruk di Sintang, Dua Pekerja Asal Pontianak Meninggal Dunia
Bangunan ruko dua lantai di Sintang ambruk dan menewaskan dua pekerja asal Pontianak, polisi gelar olah TKP guna selidiki penyebab runtuhnya bangunan. (Dok. Arfan)

Bangunan rumah toko (ruko) berlantai dua yang sedang dalam proses renovasi di Jalan Sintang–Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, ambruk pada Selasa, (27/10/2026) dini hari. Insiden runtuhnya bangunan tersebut menewaskan dua orang pekerja bangunan asal Kota Pontianak berinisial R dan M yang berada di dalam lokasi.

Berdasarkan laporan warga setempat, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB usai terdengar dentuman keras dari arah bangunan ruko. Laporan peristiwa langsung diteruskan warga ke layanan Call Center 110 pada pukul 03.30 WIB.

Upaya pencarian korban di balik reruntuhan dipimpin secara langsung oleh Kapolres Sintang, Budi Hartono Sutrisno, bersama jajaran kepolisian dan masyarakat setempat. Kedua korban berinisial R dan M diketahui baru bekerja mengerjakan renovasi ruko tersebut sejak pertengahan September 2026.

Polda Kalbar Terjunkan 300 Personel BKO Tangani Karhutla di Ketapang
Baca Juga

Polda Kalbar Terjunkan 300 Personel BKO Tangani Karhutla di Ketapang

Korban pertama ditemukan oleh petugas di antara puing bangunan dalam kondisi meninggal dunia pada tahap awal evakuasi, kemudian langsung dilarikan ke RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Proses pencarian korban kedua berlangsung intensif selama beberapa jam akibat tebalnya material beton dua lantai yang berserakan di lokasi kejadian. Pengerahan alat berat (excavator) dilakukan hingga korban kedua berhasil dievakuasi pada pukul 09.38 WIB.

Langkah kepolisian untuk mengusut penyebab pasti runtuhnya ruko ditegaskan oleh jajaran Polres Sintang yang menempatkan insiden ini sebagai atensi serius melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta komunikasi resmi kepada pihak keluarga korban di Pontianak.

(Tony)