Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Jumat (5/6/2026). Kunjungan kerja ini membuka serangkaian agenda politik serta konsolidasi internal partai di wilayah Kalimantan Barat.
Prosesi penyambutan di bandara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, Ketua DPW PAN Kalbar Boyman Harun, serta para kader partai setempat.

Dorong Dukungan Lintas Sektor untuk Program Strategis
Dalam pertemuan tatap muka setelah penyambutan, Ria Norsan menyatakan bahwa jalannya roda pembangunan di Kalimantan Barat memerlukan dukungan kolaboratif dari berbagai elemen, termasuk partai politik. Sinergi ini dinilai penting untuk mengawal kebijakan strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Haul Akbar Sultan Syarif Abdurrahman Jadi Momentum Rawat Keberagaman di Kalbar
“Kami menyambut baik kehadiran Ketua Umum PAN di Kalimantan Barat. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan kolaboratif dari semua elemen, termasuk partai politik, guna mengawal program-program strategis nasional maupun daerah, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Ria Norsan.
Instruksi Kader Legislatif untuk Mengawal Kebijakan Daerah
Menanggapi hal tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen partainya untuk memosisikan diri sebagai mitra strategis pembangunan. Ia menginstruksikan seluruh kader PAN di Kalimantan Barat, khususnya yang duduk di kursi legislatif, untuk ikut mengawal dan menyelaraskan arah gerakan dengan program kerja pemerintah provinsi.
“PAN hadir sebagai mitra strategis pembangunan. Kami menginstruksikan kepada seluruh kader di Kalbar untuk bersinergi, mendukung, dan ikut mengawal program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat demi kepentingan masyarakat luas,” kata Zulkifli Hasan.
Selain agenda konsolidasi internal pengurus partai, Zulkifli Hasan dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan dengan tokoh masyarakat serta lintas agama di Kalimantan Barat guna menjaring aspirasi warga secara langsung.
(Dayank Ana)
