Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meninjau langsung sentra produksi garam rakyat di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat, (21/8/2026).
Peninjauan di kawasan pesisir perbatasan tersebut difokuskan pada evaluasi kapasitas produksi, proses pengolahan air laut melalui tahapan pemompaan, sedimentasi kolam, kristalisasi penjemuran, hingga sistem pengemasan garam tradisional. Peluang perputaran ekonomi dari kalkulasi kapasitas panen per petak tambak dipaparkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.
“Ini potensi yang luar biasa. Satu bedengan bisa menghasilkan sekitar satu ton garam. Kalau satu kilogram dijual Rp2.000, berarti satu ton bisa menghasilkan sekitar Rp2 juta dari satu bedengan. Artinya, semakin banyak bedengan yang kita bangun, produktivitas masyarakat juga akan semakin meningkat,” ujar Krisantus Kurniawan, Jumat, (21/8/2026).

