Sel, 30/06/26 · 12.26.27
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Ubah Nomenklatur Lembaga, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Fokuskan Mutu Layanan SAJI

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 30 Juni 2026 · 17:482 menit baca
Ubah Nomenklatur Lembaga, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Fokuskan Mutu Layanan SAJI
Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Pontianak sosialisasikan perubahan nama dari BPSPL serta memperketat mutu pengurusan dokumen Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI). (Dok. Balai Pengelola Kelautan Pontianak)

Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Pontianak menggelar Forum Konsultasi Publik guna menyelaraskan standar pelayanan birokrasi pasca-perubahan nomenklatur kelembagaan. Agenda yang dilangsungkan secara hibrida (luring dan daring) tersebut dipusatkan di Kantor BPK Pontianak, Jalan Husein Hamzah, Selasa (30/6/2026).

Pertemuan taktis ini melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tingkat provinsi, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (NGO), pelaku usaha, hingga media massa. Fokus utama pembahasan tahun ini dititikberatkan pada mekanisme penerbitan Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI) Dalam Negeri.

Restrukturisasi Kewenangan Jabatan
Kepala BPK Pontianak, Syarif Iwan Taruna, menjelaskan bahwa forum tahunan ini memegang peranan vital untuk mensosialisasikan transformasi kelembagaan yang sebelumnya bernama Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) menjadi Balai Pengelolaan Kelautan (BPK). Perubahan nama tersebut diikuti dengan restrukturisasi beban kerja dan kewenangan di tingkat wilayah operasional.

Tujuh Hari Nihil, Operasi Pencarian Pemancing Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya Dihentikan
Baca Juga

Tujuh Hari Nihil, Operasi Pencarian Pemancing Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya Dihentikan

“Jadi memang ada beberapa kewenangan yang kita tidak melaksanakan lagi tapi ada beberapa kewenangan yang juga ditambah misalkan terkait dengan perizinan PKPR yang sebelumnya di kita sekarang sudah bisa di Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut. Di kita hanya terkait dengan izin berusaha nya,” urai Syarif Iwan Taruna.

Syarif Iwan Taruna menambahkan, instansinya memanfaatkan momentum konsultasi publik ini untuk menjaring keluhan, informasi, serta rekomendasi konstruktif dari para pemangku kepentingan dan pengguna jasa layanan. Data yang dihimpun bakal dijadikan bahan evaluasi performa kinerja berkala.

“Nah untuk di sini memang kita lebih fokus kepada pelayanan publik dimana salah satu yang kita laksanakan setiap hari adalah terkait dengan kita mengeluarkan yang namanya Surat Angkut Jenis Ikan untuk perdagangan dalam negeri dan luar negeri,” paparnya.

Penyusunan RUU Kabupaten/Kota, DPR RI Tegaskan Komitmen Lindungi Kekhasan Etnis Kalbar
Baca Juga

Penyusunan RUU Kabupaten/Kota, DPR RI Tegaskan Komitmen Lindungi Kekhasan Etnis Kalbar

Komitmen Antigratifikasi dan Pungli
Penerbitan dokumen SAJI menjadi instrumen krusial karena berkaitan langsung dengan legalitas komoditas perikanan yang diperdagangkan, baik untuk rute domestik maupun pasar ekspor. Oleh karena itu, akurasi data dan kecepatan durasi pelayanan menjadi tolok ukur utama penilaian publik terhadap BPK Pontianak.

Sebagai langkah penguatan integritas birokrasi, di akhir forum tersebut seluruh elemen yang hadir melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Pelayanan Prima Bebas dari Gratifikasi dan Pungutan Liar (Pungli). Langkah pencegahan ini diambil guna memastikan rantai bisnis kelautan dan perikanan di wilayah Kalimantan Barat berjalan transparan dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

(Hendrawan)