Peserta Youth Today x Join AIESEC 2026 berfoto bersama di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (12/9/2026). Menurut panitia, acara ini dihadiri lebih dari 400 mahasiswa. Foto: AIESEC in Untan.
AIESEC in Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Youth Today x Join AIESEC 2026 di Auditorium Untan, Sabtu (12/9/2026). Acara yang sekaligus membuka rekrutmen tahunan Join AIESEC 2026–2027 itu, menurut panitia, dihadiri lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai fakultas, antara lain Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Pertanian, Ilmu Sosial dan Politik, Teknik, Kehutanan, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, MIPA, dan Kedokteran.
Mengusung tema Lead the Change, acara ini menyasar mahasiswa berusia 17–20 tahun. Panitia menyebut latar belakangnya adalah Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia, yang menurut mereka menempatkan domain partisipasi dan kepemimpinan sebagai salah satu yang terendah.
Panitia juga menilai banyak institusi pendidikan belum sepenuhnya membekali mahasiswa dengan keterampilan dunia kerja.
Perwakilan sebagian mitra menerima sertifikat apresiasi dalam Youth Today x Join AIESEC 2026 di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (12/9/2026).
Acara dipimpin Aulia Rohimah Safwa sebagai Organizing Committee President. Rangkaian dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan hening cipta.
Board of Advisor AIESEC in Untan, Demiro Ragil Syahbana, membagikan pengalamannya selama lima tahun di AIESEC, termasuk sebagai anggota di Korea Selatan, lalu membuka rekrutmen secara resmi.
“Lima tahun di AIESEC mengajarkan saya bahwa kepemimpinan tumbuh dari pengalaman nyata, termasuk saat berada jauh dari rumah,” kata Demiro.
Pada sesi Where Leadership Begins, Local Committee President AIESEC in Untan, Wira Kasyfurrahman, menjelaskan bahwa AIESEC berdiri pada 1948 setelah Perang Dunia II, ketika mahasiswa dari beragam latar belakang berdiskusi agar konflik tidak terulang. Menurut dia, kepemimpinan tidak perlu menunggu jabatan.
“Kami percaya kepemimpinan dapat menciptakan perdamaian dan membantu setiap orang mencapai potensinya. Kami tidak hanya mencari pemimpin yang memiliki jabatan, tetapi pemimpin yang memiliki nilai,” ujar Wira.
Dalam talk show Lead the Change Through Exchange yang dimoderatori Utin Nazwa Putri Fenisa, Fawwaz Zuhair, Local Committee Vice President of Finance, Governance, & Legality, menceritakan pengalamannya mengikuti Global Volunteer di Vietnam saat libur semester.
Ia terlibat dalam bisnis kopi, dari pengolahan hingga pengemasan, serta membantu pemasaran lewat media sosial dengan fokus pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
“Pertumbuhan tidak lahir dari zona nyaman. Saya belajar bahwa kita perlu berani menghadapi rasa takut,” kata Fawwaz.
Peserta juga diperkenalkan dengan dua program. Global Volunteer terbuka bagi pemuda usia 18–30 tahun dari fakultas mana pun tanpa syarat IELTS atau TOEFL.
Global Talent menawarkan magang internasional bagi lulusan atau mahasiswa semester akhir dengan keterampilan relevan.
Tahapan seleksi
Pada sesi Selection Blueprint, panitia menjelaskan alur seleksi Join AIESEC 2026–2027:
Personal Value Assessment (PVA): formulir daring untuk merefleksikan tujuan dan minat serta menjajaki departemen yang diminati.
Leaderless Group Discussion (LGD): diskusi kelompok tanpa pemimpin yang ditunjuk untuk memecahkan studi kasus.
Wawancara: tanya jawab individu.
Masa percobaan (probation): peserta yang lolos mengerjakan tugas yang serupa dengan pekerjaan anggota.
Dalam sesi Promotion Space, mitra Toko Kami memperkenalkan merek melalui kuis interaktif dan menyebut telah berdiri sejak 2021 dengan 13 cabang.
Acara didukung sejumlah mitra, antara lain PLN, PT Perkebunan Nusantara IV Regional V, BANSA Foundation, dan Diskominfo, serta organisasi kampus HMSI, KOMAHI, dan UPA PKK Untan.
Para mitra menerima sertifikat. Panitia juga memberi apresiasi kepada peserta paling aktif dan menutup acara dengan sesi check-out serta survei kepuasan.
“Ikut Youth Today x Join AIESEC jadi salah satu pengalaman yang seru banget buat aku. Dari kegiatan ini aku jadi lebih tahu tentang AIESEC dan ternyata banyak banget hal menarik di dalamnya,” kata Devi Anggraini, salah satu delegasi.
Panitia berharap peserta berani melangkah keluar dari zona nyaman dan siap memulai perjalanan sebagai pemimpin muda.
Informasi lanjutan: Public & Media Relations AIESEC in Untan, Dyar Dhea Nova Sumardi, +62 821-5483-2938, [email protected].