Rab, 01/07/26 · 04.20.21
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Kemenag Apresiasi Program Gratispol Kaltim, Alokasikan Rp1,5 Triliun untuk Kuliah Gratis

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 1 Juli 2026 · 09:472 menit baca
Kemenag Apresiasi Program Gratispol Kaltim, Alokasikan Rp1,5 Triliun untuk Kuliah Gratis
Kemenag RI mengapresiasi alokasi anggaran Rp1,5 triliun program Gratispol Kaltim. Pemprov Kaltim beri subsidi Rp13 juta per tahun untuk mahasiswa di Kairo. (Dok. Adpim Kaltim)

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mengalokasikan dana jumbo untuk sektor pendidikan. Melalui program penataan sumber daya manusia bertajuk “Gratispol Pendidikan”, otoritas daerah menyiapkan anggaran triliunan rupiah guna memperluas akses kuliah cuma-cuma, termasuk untuk studi ke luar negeri.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Penerangan Agama Islam (Dirpenais) Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Muchlis Muhammad Hanafi, saat melakukan pertemuan kedinasan di Ruang Kerja Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (30/6/2026).

Dorong Ekspansi Pendidikan ke Universitas Al-Azhar
Muchlis Muhammad Hanafi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, menilai program strategis ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh generasi muda di Kaltim untuk menembus perguruan tinggi dunia, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

“Kami sangat bangga atas komitmen Bapak Gubernur. Ini harus disambut dengan antusias oleh anak-anak Kaltim agar semakin banyak yang melanjutkan pendidikan ke Mesir, khususnya Universitas Al-Azhar Kairo,” kata Muchlis Muhammad Hanafi.

Harganas ke-33, Pemerintah Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Baca Juga

Harganas ke-33, Pemerintah Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Pihak Kemenag menekankan bahwa Universitas Al-Azhar Kairo memegang reputasi internasional dalam melahirkan sarjana keislaman yang moderat. Output pendidikan dari lembaga tersebut dinilai krusial untuk mengisi pos-pos akademis dan keagamaan di daerah dalam jangka panjang.

“Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo dikenal sebagai ulama dan cendekiawan moderat, pendakwah yang membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin, serta tokoh intelektual yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” imbuh Muchlis.

Bantuan Subsidi Mahasiswa dan Rendahnya Minat Wilayah
Merespons dukungan dari kementerian, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa prioritas anggaran fiskal daerah diarahkan pada jaminan keberlanjutan pendidikan tinggi tanpa pungutan biaya bagi putra-putri daerah yang lolos seleksi universitas di luar negeri.

Gubernur Rudy Mas’ud Lantik 110 Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov Kaltim
Baca Juga

Gubernur Rudy Mas’ud Lantik 110 Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov Kaltim

“Kami sangat mendukung. Tidak kurang dari Rp1,5 triliun telah kami siapkan untuk membiayai pendidikan gratis bagi anak-anak Kaltim,” ungkap Rudy Mas’ud.

Pemerintah daerah merinci, skema insentif tersebut mencakup pemberian bantuan operasional pendidikan sebesar Rp13 juta per tahun bagi setiap mahasiswa asal Kaltim yang tengah menempuh studi aktif di Kairo. Rudy menilai Mesir merupakan destinasi strategis untuk memperdalam basis keilmuan Islam global.

“Pemerintah Provinsi juga memberikan bantuan sekitar Rp13 juta per tahun bagi mahasiswa asal Kaltim yang menempuh pendidikan di Kairo, khususnya di Universitas Al-Azhar,” papar Rudy Mas’ud.

Kendati instrumen pembiayaan telah disiapkan, otoritas wilayah menggarisbawahi tantangan berupa minimnya representasi mahasiswa asal Pulau Kalimantan di universitas tersebut.

“Saya melihat minat anak-anak kita, bukan hanya di Kaltim tetapi juga di Kalimantan, masih sangat sedikit yang memilih kuliah di Al-Azhar Kairo. Saat ini jumlahnya sekitar 100 orang. Ini tentu perlu kita dorong bersama,” tutur Rudy.

Gubernur berharap skema beasiswa penuh ini menjadi daya tarik agar para lulusan dapat kembali ke Kaltim guna berkontribusi dalam pembangunan daerah dan penguatan karakter generasi muda di Kalimantan Timur.

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Terjunkan Lebih dari 3.000 Petugas di Kalimantan Timur
Baca Juga

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Terjunkan Lebih dari 3.000 Petugas di Kalimantan Timur

Agenda pertemuan resmi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dasmiah, Analis Kebijakan Kemenag RI Helmi Saltian, serta jajaran perwakilan Kantor Wilayah Kemenag Kaltim.

(Dayank Ana)