Min, 07/06/26 · 16.31.29
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

BNPB Rangkum Penanganan Bencana Akhir Pekan: Dari Kekeringan Jawa Timur Hingga Karhutla Aceh

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 7 Juni 2026 · 21:092 menit baca
BNPB Rangkum Penanganan Bencana Akhir Pekan: Dari Kekeringan Jawa Timur Hingga Karhutla Aceh
Rangkuman situasi bencana nasional BNPB per 7 Juni 2026: update penanganan kekeringan Bondowoso, puting beliung Serdang Bedagai, dan karhutla Aceh Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Bondowoso)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Sabtu (6/6/2026) hingga Minggu (7/6/2026) pukul 07.00 WIB. Pihak BNPB melaporkan tidak ada kejadian bencana baru berskala signifikan, namun koordinasi dan pengkinian data penanganan di lapangan terus dipantau secara berkala.

Di Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso memperbarui data distribusi air bersih menyusul bencana kekeringan akibat penurunan debit mata air sejak pertengahan Mei. Pada Jumat (5/6/2026), petugas menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada 194 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga dusun di Desa Lumutan, Kecamatan Botolinggo. Secara akumulatif sejak 11 Mei 2026, total 150.000 liter air bersih telah dipasok ke 15 titik kritis di delapan kecamatan di Bondowoso dengan menjangkau 2.257 KK penerima manfaat.

"(Dok. BPBD Kabupaten Bondowoso)"
(Dok. BPBD Kabupaten Bondowoso)

Sementara itu, dampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung dilaporkan melanda tiga kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Kamis (4/6/2026) malam. Berdasarkan data mutakhir BPBD setempat, peristiwa tersebut merusak puluhan rumah warga dan berdampak pada 77 KK. Tercatat 20 unit rumah mengalami Rusak Berat (RB) dan 57 unit lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Logistik bantuan sembako dilaporkan telah disalurkan ke lokasi terdampak seiring proses pendataan detail kerusakan fisik bangunan.

"(Dok. BPBD Serdang Bedagai)"
(Dok. BPBD Serdang Bedagai)

Karhutla Aceh Barat Mulai Terkendali

Benarkah Anggaran Makan Bergizi Gratis Resmi Dihentikan? Ini Klarifikasi Badan Gizi Nasional
Baca Juga

Benarkah Anggaran Makan Bergizi Gratis Resmi Dihentikan? Ini Klarifikasi Badan Gizi Nasional

Dari wilayah Sumatera bagian utara, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, diklaim sudah cukup terkendali meski sisa kepulan asap dan titik api aktif masih terpantau di lapangan hingga Sabtu (6/6/2026). Hambatan utama tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri di lokasi adalah embusan angin kencang serta ketebalan asap yang membatasi jarak pandang operasi.

Total lahan yang terbakar sejak 30 Mei 2026 mencapai 24,1 hektare, dengan rincian luasan di Kecamatan Bubon sebesar 20 hektare, Johan Pahlawan 1,5 hektare, Meureubo 1,6 hektare, dan Arongan Lambalek 1 hektare. Otoritas pemadam mengonfirmasi proses pemadaman di Johan Pahlawan, Meureubo, dan Arongan Lambalek sudah rampung 100 persen, sedangkan di Kecamatan Bubon mencapai 80 persen (16 hektare).

Rencana pemadaman udara melalui operasi water bombing terpaksa ditunda akibat kondisi cuaca buruk di sekitar Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) dan jalur penerbangan menuju lokasi. Sebagai langkah alternatif, BNPB menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk merangsang hujan di wilayah tersebut.

Merespons peningkatan fenomena hidrometeorologi kering, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan di kawasan rawan, memprioritaskan efisiensi penggunaan air bersih, serta melarang keras pembukaan lahan dengan cara dibakar.

(Hendrawan)