Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Guncang Gorontalo, Dentuman Misterius dan Kilatan Cahaya di Langit Dini Hari Dipicu Benda Angkasa

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 12 September 2026 · 07:361 menit baca
Guncang Gorontalo, Dentuman Misterius dan Kilatan Cahaya di Langit Dini Hari Dipicu Benda Angkasa
Ilustrasi pecahan meteor atau sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi. (Dok. Ilustrasi/Nusantara Post)

Suara dentuman misterius disertai kilatan cahaya terang menggelegar di langit kawasan Provinsi Gorontalo dan sempat memicu kepanikan warga, Sabtu (12/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.22 WITA.

Dentuman keras yang menyerupai suara guntur hingga benturan benda berat itu terdengar di hampir seluruh wilayah Gorontalo, sehingga membuat warga yang beraktivitas di luar maupun di dalam rumah berhamburan mencari tahu sumber suara.

Warga Gorontalo Utara, Kayla Rahman, mengungkapkan bahwa dentuman tersebut terdengar sangat jelas hingga menggetarkan suasana di rumahnya.

Gempa M 5,9 Guncang Laut Barat Laut Jakarta, Getaran Terasa hingga Sumatra dan Jawa
Baca Juga

Gempa M 5,9 Guncang Laut Barat Laut Jakarta, Getaran Terasa hingga Sumatra dan Jawa

“Kami sekeluarga kebetulan belum ada yang tidur. Suara dentumannya sangat keras hingga sempat membuat kami panik dan mengira itu adalah petir tanda hujan deras akan turun,” ujarnya.

Hal senada dirasakan Hamdan, warga Isimu, Kabupaten Gorontalo. Ia sempat mengira ada benda berat yang jatuh menimpa atap rumahnya karena angin kencang.

Berdasarkan informasi jejaring sosial, sebuah kilatan cahaya terang melintas di langit wilayah Telaga sesaat sebelum dentuman, dengan dugaan lokasi jatuhnya benda misterius berada di sekitar Limboto.

Fenomena ini mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Warga Gorontalo Utara lainnya, Ani Agustina, mengaku melihat rekaman video amatir berdurasi pendek yang memperlihatkan kilatan cahaya terang meluncur di langit menyerupai bintang jatuh.

Masuk Musim Kemarau, BNPB Pantau Sebaran Karhutla dan Krisis Air di Lima Daerah
Baca Juga

Masuk Musim Kemarau, BNPB Pantau Sebaran Karhutla dan Krisis Air di Lima Daerah

Sejumlah netizen di platform X turut berspekulasi mengenai asal-usul fenomena tersebut. Sebagian menilai kilatan dan suara dentuman bersumber dari space debris atau sampah antariksa bekas satelit buatan manusia yang melakukan reentry dan terbakar di atmosfer, ditandai pergerakan lambat serta serpihan yang banyak.

Sebagian lainnya menduga objek tersebut merupakan meteor berkecepatan tinggi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan atau konfirmasi resmi dari pemerintah daerah maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai penyebab pasti fenomena tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh isu liar sambil menunggu hasil analisis resmi instansi berwenang.

(roska)