Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Munas FKMPI di Politeknik Negeri Medan Tetapkan Koordinator Pusat Pertama, Muhammad Iqbal Jadi Sekjend Terakhir

Admin
Admin
Sabtu, 19 September 2026 · 21:311 menit baca
Munas FKMPI di Politeknik Negeri Medan Tetapkan Koordinator Pusat Pertama, Muhammad Iqbal Jadi Sekjend Terakhir
Munas FKMPI di Polmed resmi ubah jabatan Sekjend jadi Koordinator Pusat; Farhan Defra terpilih sebagai Korpus perdana gantikan Muhammad Iqbal. (Dok. Arsip Pribadi/Iqbaal)

Musyawarah Nasional (Munas) Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Indonesia (FKMPI) di Politeknik Negeri Medan resmi merombak struktur pimpinan tertinggi organisasi dengan mengubah nomenklatur Sekretaris Jenderal (Sekjend) menjadi Koordinator Pusat (Korpus). Keputusan strategis ini menandai berakhirnya era Sekjend yang ditutup oleh Muhammad Iqbal dari Politeknik Negeri Pontianak, sekaligus menetapkan Farhan Defra Jaya Kusuma asal Politeknik Negeri Padang sebagai Korpus pertama periode 2026/2027.

Perubahan struktur tersebut bukan sebatas penyegaran istilah administratif, melainkan wujud manuver FKMPI untuk menata ulang arah pergerakan agar lebih adaptif terhadap isu-isu strategis mahasiswa vokasi di tingkat daerah maupun nasional. Selain perombakan nomenklatur, Munas ini menjadi arena konsolidasi krusial yang mengkaji ulang Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), hingga Garis Besar Haluan Kerja (GBHK).

Muhammad Iqbal, yang resmi meletakkan jabatannya sebagai Sekjend abadi dan terakhir, menyoroti bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan momentum historis bagi arah gerak organisasi ke depan.

“Saya menjadi Sekretaris Jenderal terakhir FKMPI, sementara saudara Farhan menjadi Koordinator Pusat pertama. Ini bukan sekadar pergantian nama jabatan, tetapi menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi,” tegas Iqbaal saat prosesi serah terima estafet kepemimpinan.

HMI Kehutanan Untan Lakukan Gerakan Penyaluran Air Bersih Pada Warga Terdampak Krisis Air
Baca Juga

HMI Kehutanan Untan Lakukan Gerakan Penyaluran Air Bersih Pada Warga Terdampak Krisis Air

Iqbaal menegaskan bahwa perubahan struktur harus dibarengi dengan konsistensi nilai pergerakan mahasiswa politeknik dalam merespons berbagai tantangan pendidikan vokasi.

“Jabatan boleh berganti, nomenklatur boleh berubah, tetapi semangat perjuangan dan persaudaraan mahasiswa politeknik Indonesia harus tetap menjadi fondasi utama FKMPI,” tambahnya.

Kini, di bawah kendali Farhan Defra Jaya Kusuma sebagai Koordinator Pusat pertama, efektivitas perubahan nomenklatur FKMPI diuji. Transformasi struktural ini menuntut pembuktian nyata dari kepengurusan baru untuk melahirkan gagasan dan kerja advokasi yang relevan, guna memastikan kapal besar mahasiswa politeknik Indonesia terus bergerak menjawab dinamika pendidikan vokasi nasional.

(Hendrawan)