Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, mengharapkan agar para pemain muda tetap mendapat ruang berkompetisi setelah adanya kebijakan penghapusan regulasi pemain U-23 di Super League musim mendatang. Kebijakan operator liga profesional Indonesia, I.League, yang menghapus aturan wajib memainkan pemain U-23 tersebut dinilai akan berdampak pada berkurangnya menit bermain para pesepak bola muda di Tanah Air.
“Ke depan, ketika regulasi pemain U-23 dihapus maka saya berharap tetap ada ruang pemain-pemain muda berkompetisi,” kata Dandri Dauri kepada awak media seusai acara pengundian ASEAN Club Championship 2026/2027 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Menurut Dauri, perlu ada kompetisi domestik lain yang dihadirkan sebagai ruang alternatif bagi para pemain muda untuk berkembang, salah satunya seperti menghidupkan kembali turnamen Piala Indonesia. Dengan adanya ruang tambahan tersebut, klub-klub dapat membagi komposisi skuad dengan baik ketika harus menghadapi beberapa kompetisi sekaligus.
“Apa pun nama (kompetisi)-nya, saya berpikir itu lah ruang untuk pemain-pemain muda. Karena tidak mudah menjaga kekuatan tim agar tetap stabil,” ujar Dauri.
