Sen, 08/06/26 · 13.52.35
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Rupiah Tembus Rp 18.100 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepekan terakhir

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 8 Juni 2026 · 18:062 menit baca
Rupiah Tembus Rp 18.100 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepekan terakhir
Nilai tukar rupiah ambles hingga menembus level psikologis baru Rp 18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Simak analisis ekonom terkait tren pelemahan. (Dok. Ist)

Bank Indonesia resmi menetapkan kurs jual dolar Amerika Serikat (AS) menembus angka Rp 18.129 per dolar AS pada perdagangan Senin (8/6/2026). Lonjakan ini mempertegas posisi nilai tukar rupiah yang kian terpuruk di zona merah pada pembukaan awal pekan.

Melansir data dari laman resmi Kurs Transaksi Bank Indonesia, bank sentral menetapkan kurs beli di level Rp17.948,81 per dolar AS, sementara kurs jual dipatok pada Rp18.129,19 per dolar AS. Depresiasi tajam di tingkat otoritas moneter ini sejalan dengan dinamika pasar spot yang direkam Refinitiv, di mana mata uang Garuda langsung tumbang menembus level psikologis baru Rp18.100 per dolar AS sesaat setelah pasar dibuka.

Tekanan hebat terhadap rupiah juga terkonfirmasi oleh data historis Wise. Papan perdagangan mata uang tersebut mencatat nilai tukar dolar AS terhadap rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 18.176,3, atau mencerminkan lonjakan sebesar 0,480 persen sejak penutupan hari sebelumnya.

Secara tren mingguan, posisi rupiah saat ini menjadi yang terlemah dalam tujuh hari terakhir. Data menunjukkan mata uang jagoan Negeri Paman Sam tersebut telah menguat 2,017 persen dibanding sepekan lalu.

Saling Tuntut Ruang Jabatan di RUU Polri: ASN Dibatasi, Menteri HAM Minta Pos Strategis Polri Dibuka untuk Sipil
Baca Juga

Saling Tuntut Ruang Jabatan di RUU Polri: ASN Dibatasi, Menteri HAM Minta Pos Strategis Polri Dibuka untuk Sipil

Adapun titik terendah atau apresiasi rupiah terkuat sempat berada di level Rp17.801 per dolar AS pada awal bulan, tepatnya 1 Juni 2026. Sementara itu, volatilitas harian paling agresif sebelumnya terjadi pada Jumat (5/6/2026) dengan lonjakan fluktuasi mencapai 0,296 persen dalam 24 jam.

Investor Pilih Amankan Dolar AS

Pelemahan rupiah yang terjadi saat ini tidak hanya dipicu oleh faktor domestik, melainkan sangat dipengaruhi oleh dinamika global dan tingkat kepercayaan pasar. Menanggapi situasi tersebut, ekonom Ferry Latuhihin menyoroti bagaimana ketidakpastian global memicu perubahan perilaku para pelaku pasar.

“Dalam kondisi seperti ini, sebagian investor menilai memegang dolar lebih aman dibandingkan memegang saham,” ujar Ferry.

Satgas Korpasgat Kawal Pemindahan Tersangka KKB Junis Murib ke Timika
Baca Juga

Satgas Korpasgat Kawal Pemindahan Tersangka KKB Junis Murib ke Timika

Berdasarkan analisisnya, tekanan terhadap mata uang Garuda masih berpotensi berlanjut selama pasar belum melihat adanya katalis atau faktor yang cukup kuat untuk memulihkan kembali keyakinan investor tersebut.

(Hendrawan)