Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Peristiwa

Tiga Hari Pencarian, Anak Tenggelam di Sungai Pinang Melawi Ditemukan Meninggal

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 29 September 2026 · 10:381 menit baca
Tiga Hari Pencarian, Anak Tenggelam di Sungai Pinang Melawi Ditemukan Meninggal
Petugas Tim SAR gabungan berseragam oranye dan anggota polisi mengangkut kantong jenazah korban tenggelam dari perahu karet di tepi sungai. (Dok. HO/NusantaraPost.news)

Tim SAR gabungan menemukan seorang anak berusia 12 tahun yang tenggelam dan terbawa arus saat mandi di Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Senin (28/9/2026).

Korban diketahui bernama Reiold Lumbanturuan, warga Dusun Jaba, Desa Sungai Pinang.

Setelah ditemukan oleh tim pencari, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga pada pukul 08.17 WIB.

Kepala Kantor SAR Pontianak Budiono menjelaskan, pencarian hari ketiga dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet hingga radius lima nautical mile (NM) ke arah hilir dari titik awal kejadian.

Apresiasi Sinergi Kemanusiaan, Kantor SAR Pontianak Anugerahi Lanud Supadio dan Kopasgat
Baca Juga

Apresiasi Sinergi Kemanusiaan, Kantor SAR Pontianak Anugerahi Lanud Supadio dan Kopasgat

“Pada pukul 07.41 WIB, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan mengapung dan sudah meninggal dunia, dengan jarak sekitar 1,53 NM ke arah hilir dari lokasi kejadian,” kata Budiono.

Usai jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR pencarian korban secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 08.30 WIB, dan seluruh personel gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Setelah korban diserahkan kepada keluarga, pada pukul 08.30 WIB SMC mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing,” ujar Budiono.

Menanggapi insiden maut tersebut, Budiono mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan atau sungai, serta selalu mempertimbangkan keselamatan akibat arus deras.

Pria Asal Probolinggo Ditemukan Meninggal di Kaki Tower SUTET Sungai Rengas
Baca Juga

Pria Asal Probolinggo Ditemukan Meninggal di Kaki Tower SUTET Sungai Rengas

“Jangan biarkan anak-anak bermain atau mandi di sungai tanpa pengawasan. Kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas di sungai apabila kondisi arus sedang deras,” kata Budiono.

(Dayank Ana Sebalu)