Operasional Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dipastikan tetap berjalan normal di tengah terjangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai mengganggu sejumlah wilayah di Kalimantan.
Meskipun demikian, gangguan jarak pandang akibat asap terpantau sempat terjadi di tiga bandara regional lainnya, yakni Bandara Supadio Pontianak, Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sepinggan, Iwan Winaya Mahdardi, menjelaskan bahwa gangguan di bandara-bandara tetangga tersebut biasanya muncul pada pagi hari saat asap masih tebal, sebelum akhirnya kembali normal setelah pukul 09.00 waktu setempat.
“Gangguan muncul pada pagi hari ketika asap masih tebal, lalu kembali normal setelah pukul 09.00,” ujar Iwan (21/8).
