Jum, 14/08/26 · 17.27.12
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Buka Carnaval Khatulistiwa, Pemkot Pontianak Dorong Ekonomi Kreatif

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Jumat, 14 Agustus 2026 · 23:432 menit baca
Buka Carnaval Khatulistiwa, Pemkot Pontianak Dorong Ekonomi Kreatif
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono resmi membuka Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 yang diikuti 1.700 peserta untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM. (Dok. Prokopim Pontianak)

Perhelatan Pontianak Carnaval Khatulistiwa 2026 resmi dimulai di Jalan Diponegoro, Pontianak, Jumat, (14/8/2026) malam. Agenda tahunan yang dijadwalkan berlangsung hingga Senin, (17/8/2026) ini melibatkan sekitar 1.700 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Ajang tersebut dirancang sebagai wadah ekspresi generasi muda, seniman, komunitas, sekaligus penggerak sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kehadiran pemerintah daerah dalam memfasilitasi ruang positif bagi masyarakat ditegaskan oleh pimpinan daerah saat membuka rangkaian acara secara resmi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menampung silaturahmi para pelaku ekonomi kreatif, terutama anak-anak muda, tidak hanya di Kota Pontianak, tapi juga Kalimantan Barat,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Indeks Reformasi Hukum 2026 Kategori Istimewa
Baca Juga

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Indeks Reformasi Hukum 2026 Kategori Istimewa

Peran strategis ibu kota provinsi disoroti sebagai pusat dinamika berbagai aktivitas publik, mulai dari bidang seni, budaya, hingga olahraga. Ruang ekspresi yang terarah dinilai menjadi instrumen penting guna mendorong produktivitas generasi muda sekaligus memacu perputaran ekonomi daerah.

Dukungan terhadap ruang kreasi publik tersebut kembali dipaparkan oleh pihak pemerintah kota dalam kesempatan yang sama.

“Pemerintah Kota Pontianak selalu mendukung apa pun yang dilakukan masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk mengekspresikan energi dan kreativitasnya dalam kegiatan positif,” jelas Edi Rusdi Kamtono.

Sebanyak sembilan agenda utama dihadirkan sepanjang gelaran, mencakup Lomba Kreasi Wastra Kalbar, Tari Multi-etnis, Mural, Kostum Karnaval, Parade Drum Band Pelajar, Senam Kreasi CBP Nusantara, Konten Kreatif QRIS, Mewarnai, hingga Modern Dance. Rangkaian lomba dipadukan dengan bazar UMKM serta edukasi literasi keuangan.

Pemkot Pontianak Gelar Pesta Rakyat Robo-Robo 2026, Warga Makan Beseprah dan Panjatkan Doa Selamat
Baca Juga

Pemkot Pontianak Gelar Pesta Rakyat Robo-Robo 2026, Warga Makan Beseprah dan Panjatkan Doa Selamat

Sebaran peserta kompetisi seni dan budaya turut dipaparkan oleh pihak penyelenggara kegiatan.

“Lomba tari multi-etnis pesertanya juga ada dari luar Kota Pontianak, seperti Mempawah, Kubu Raya, Sanggau, Sambas, dan Singkawang,” tutur Ketua Panitia Pontianak Carnaval Khatulistiwa, Agus Setiadi.

Pelaksanaan lomba seperti kreasi wastra dan mural telah bergulir sejak Jumat siang. Puncak kemeriahan dijadwalkan berlangsung pada Minggu melalui parade kostum dan drumben pelajar.

Peluang transaksi ekonomi bagi para pelaku usaha lokal menjadi harapan utama yang disematkan panitia dari tingginya antusiasme ribuan peserta.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini terjadi transaksi, jual beli, dan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkas Agus Setiadi.

(Dayank Ana)