Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Diduga Sampah Antariksa, Puing Logam Raksasa Jatuh di Kotawaringin Timur

Memei
Memei
Senin, 19 Oktober 2026 · 15:241 menit baca
Diduga Sampah Antariksa, Puing Logam Raksasa Jatuh di Kotawaringin Timur
logam berukuran besar yang ditemukan pekerja di area perkebunan kelapa sawit Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (19/10/2026). Foto: Dokumen Warga

Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan penemuan puing logam berukuran besar di area perkebunan kelapa sawit Agro Bukit, Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 27, Senin (19/10/2026) pagi.

Benda logam yang diperkirakan memiliki panjang sekitar enam meter dan bobot mencapai 100 kilogram tersebut pertama kali ditemukan oleh pekerja perkebunan bernama Karman saat hendak berangkat kerja.

“Saat mau berangkat kerja kebun kami ketemu puing itu, kaget. Tapi cuma satu itu aja puingnya,” kata Karman.

Karman menjelaskan bahwa benda tersebut berbahan logam tebal menyerupai lembaran drum yang terkoyak dan dilengkapi jaringan kabel internal. Karena bobotnya yang berat, proses pemindahan benda tersebut membutuhkan bantuan puluhan pekerja.

BMKG Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek
Baca Juga

BMKG Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Musim Hujan 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

“Bobotnya sekira 100 kilogram. Kami saja menariknya tadi sampai 20 orang saking beratnya. Bahannya full besi dan ada kabelnya,” kata Karman.

Sebelum penemuan puing tersebut, sejumlah warga di Sampit hingga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, mengaku mendengar suara dentuman keras menyerupai petir yang disertai kilatan api di langit pada Minggu (18/10/2026) sore.

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala BMKG Stasiun H. Asan Sampit Mulyono Leo Nardo menyampaikan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan asal-usul fenomena udara dan objek misterius tersebut.

“Kami masih koordinasi dengan pihak terkait,” kata Mulyono Leo Nardo.

BMKG Deteksi Enam Titik Panas di Kaltara, Terbanyak Berada di Nunukan
Baca Juga

BMKG Deteksi Enam Titik Panas di Kaltara, Terbanyak Berada di Nunukan

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah puing tersebut berasal dari sampah antariksa, komponen industri, atau bagian pesawat penerbangan.

(Memei)