Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) memperluas program intervensi ekonomi kreatif di kawasan hulu sungai. Langkah ini diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Digitalisasi Marketing bagi pelaku usaha muda asal Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong guna mengantisipasi pergeseran peta pasar komersial.
Program peningkatan kompetensi ini menyasar angkatan kerja produktif luar perkotaan yang dinilai memerlukan akselerasi penguasaan teknologi. Dalam teknis pelaksanaannya, masing-masing daerah mengirimkan 15 perwakilan pelaku usaha yang telah terkurasi.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel, Rika Ayu Zainab, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memotong ketimpangan akses informasi niaga dan memperkuat penetrasi produk lokal ke pasar digital.
“Dispora Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelatihan peningkatan digitalisasi marketing bagi wirausaha muda, khususnya di tiga kabupaten yaitu Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara. Masing-masing kabupaten mengirimkan 15 orang wirausaha mudanya untuk mengikuti pelatihan ini,” ujar Rika Ayu Zainab saat membuka kegiatan, didampingi Kepala Seksi Kewirausahaan, Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Iqbal Khoirul Anam.

