Jum, 03/07/26 · 11.05.25
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Atasi Timbulan Sampah Ratusan Ton, 534 Mahasiswa ULM Diterjunkan ke Banjarbaru dan Tanah Bumbu

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Jumat, 3 Juli 2026 · 16:232 menit baca
Atasi Timbulan Sampah Ratusan Ton, 534 Mahasiswa ULM Diterjunkan ke Banjarbaru dan Tanah Bumbu
Pemprov Kalsel menerjunkan 534 mahasiswa KKN Tematik ULM ke Banjarbaru dan Tanah Bumbu guna menekan timbulan sampah yang mencapai ratusan ton per hari. (Dok. Adpim Kalsel)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengesahkan program intervensi sosial untuk memperkuat tata kelola limbah domestik. Langkah ini diwujudkan melalui pembekalan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang difokuskan pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Langkah taktis penanganan ini dipicu oleh tingginya volume timbulan sampah harian di dua wilayah perkotaan utama. Berdasarkan basis data tahun 2025, volume sampah di Kota Banjarbaru telah menembus angka 199 ton per hari, sementara Kabupaten Tanah Bumbu mencatatkan produksi sampah mencapai 198 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, menegaskan bahwa pemecahan persoalan krusial ini tidak bisa lagi bertumpu secara tunggal pada infrastruktur pemerintah, melainkan wajib melibatkan instrumen kolaborasi multipihak di tingkat akar rumput.

“Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa diharapkan hadir sebagai agent of change yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumber, mendorong penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), mengembangkan ekonomi sirkular berbasis masyarakat, memperkuat peran bank sampah dan TPS3R, serta mengajak masyarakat menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Rahmat Prapto Udoyo di Banjarbaru, Kamis (2/7/2026).

Dongkrak Daya Saing Daerah, Dispora Kalsel Latih Digital Marketing Wirausaha Tiga Kabupaten
Baca Juga

Dongkrak Daya Saing Daerah, Dispora Kalsel Latih Digital Marketing Wirausaha Tiga Kabupaten

Sebanyak 534 mahasiswa lintas fakultas akan disebar ke berbagai titik di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjalankan misi pendampingan selama 30 hari penuh. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti kurikulum pembekalan intensif yang memadukan kerangka teori makro dan praktik operasional.

Kurikulum Lapangan dan Kunjungan Fasisiltas Regional
Rahmat merinci bahwa substansi materi pembekalan mencakup regulasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis 3R, formulasi strategi pengelolaan wilayah, hingga metodologi teknis penghitungan timbulan sampah di lingkungan permukiman.

Selain materi kelas, para mahasiswa diwajibkan melakukan observasi langsung ke sejumlah infrastruktur pengelolaan limbah strategis daerah, termasuk Pusat Daur Ulang (PDU) Guntung Paikat, jaringan bank sampah, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R (TPS 3R), hingga TPA Regional Banjarbakula.

Kucuran KUR di Kalimantan Selatan Sentuh Rp2,53 Triliun per Juni 2026
Baca Juga

Kucuran KUR di Kalimantan Selatan Sentuh Rp2,53 Triliun per Juni 2026

“Dengan pembekalan ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman nyata mengenai sistem pengelolaan sampah di Kalimantan Selatan sehingga mampu memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat secara lebih efektif,” kata Rahmat menambahkan.

Di akhir arahannya, ia memberikan instruksi ketat kepada seluruh peserta agar mengedepankan komunikasi publik yang baik dengan warga lokal serta memastikan program kerja yang diinisiasi memiliki cetak biru kelangsungan jangka panjang.

“Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pembekalan dengan sungguh-sungguh, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta meninggalkan program yang berkelanjutan agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat setelah KKN berakhir,” pungkas Rahmat.

(Dayank Ana)