Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Hari Jadi Pontianak, 50 Petugas Kebersihan Terima Penghargaan dan Uang Tunai

Memei
Memei
Selasa, 13 Oktober 2026 · 11:142 menit baca
Hari Jadi Pontianak, 50 Petugas Kebersihan Terima Penghargaan dan Uang Tunai
Pemkot Pontianak serahkan piagam dan uang tunai Rp1,5 juta bagi 50 petugas kebersihan DLH dalam rangka peringatan Hari Jadi Pontianak ke-255. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak memberikan piagam penghargaan serta uang tunai masing-masing sebesar Rp1,5 juta kepada 50 Petugas Penanganan dan Sarana Umum (PPSU) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak ke-255 di halaman Kantor DLH Kota Pontianak, Selasa, (13/10/2026).

Pemberian penghargaan tersebut menyasar perwakilan dari total 717 petugas kebersihan yang bertugas menyapu jalan, mengangkut sampah, mengelola tempat pengolahan sampah 3R, menjaga tempat penampungan sementara, hingga mengelola tempat pemrosesan akhir.

Rasa syukur sebagai salah satu penerima apresiasi diungkapkan oleh Johari (58), petugas penyapu Jalan Serayu yang telah mengabdi selama sepuluh tahun menjaga kebersihan kota.

“Terima kasih banyak. Saya gembira sekali, hadiahnya bermanfaat sekali untuk saya,” ujarnya usai penyerahan penghargaan di halaman Kantor DLH Kota Pontianak, Selasa, (13/10/2026).

Gubernur Kalbar Tinjau GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Renovasi Direncanakan Mulai 2027
Baca Juga

Gubernur Kalbar Tinjau GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Renovasi Direncanakan Mulai 2027

Urgensi konsistensi pemeliharaan lingkungan perkotaan kemudian ditekankan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat memimpin penyerahan penghargaan.

“Kalau kawasan sudah bersih, orang biasanya segan membuang sampah. Tetapi kalau sudah ada satu tumpukan, orang lain bisa ikut membuang di situ. Karena itu kebersihan harus dijaga terus,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

Pujian dari Wakil Menteri Haji dan Umrah terkait kerapian dan penghijauan ruang publik saat berkunjung ke Pontianak turut disinggung oleh Edi sebagai tantangan bersama.

“Beliau memuji kebersihan, penghijauan, dan tata kota kita. Ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi sekaligus tantangan untuk mempertahankannya,” katanya.

Pihak Wagub Krisantus Bantah Intimidasi Ketua PC IMM Pontianak, Sebut Chat Inisiatif Sendiri
Baca Juga

Pihak Wagub Krisantus Bantah Intimidasi Ketua PC IMM Pontianak, Sebut Chat Inisiatif Sendiri

Tingginya potensi gangguan ketertiban sarana umum seperti aksi vandalisme dan perusakan tanaman kota kembali diingatkan kepada para pengawas serta petugas di lapangan.

“Membangun itu mudah, tetapi menjaga, merawat dan membersihkan itu yang sulit. Karena itu pengawas dan petugas di lapangan harus punya insting untuk menjaga kawasan secara utuh, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” tegasnya.

Pentingnya rasa memiliki terhadap ruang publik demi mempermudah deteksi dini masalah lingkungan perkotaan turut ditambahkan dalam arahannya.

“Kalau semua petugas punya kepedulian terhadap kawasannya, kota akan lebih mudah kita jaga bersama,” pungkasnya.

Mekanisme penyeleksian penerima apresiasi dijelaskan oleh Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, yang melibatkan panitia khusus dengan acuan absensi kerja, tanggung jawab tugas, serta kepatuhan aturan.

Perkuat Ketahanan Moral, Wagub Kalbar Ajak Perempuan Awasi Penggunaan Gawai
Baca Juga

Perkuat Ketahanan Moral, Wagub Kalbar Ajak Perempuan Awasi Penggunaan Gawai

“Kehadiran menjadi salah satu yang utama. Kalau pernah tidak hadir di luar alasan sakit, tentu tidak bisa masuk sebagai penerima,” katanya.

Keterwakilan berbagai bidang penanganan persampahan dalam seleksi 50 personel terbaik tersebut kembali ditegaskan oleh Syarif.

“Dari 717 personel, ada 50 yang kami serahkan penghargaan. Mereka mewakili bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Dukungan moril dari jajaran kepala daerah terhadap dedikasi pasukan kebersihan di jalan raya dipaparkan dalam keterangannya.

“Bapak Wali Kota memberikan semangat kepada mereka bahwa pekerjaan mereka diperhatikan oleh Pemerintah Kota Pontianak,” katanya.

Harapan agar insentif ini mendorong peningkatan performa kerja pelayanan kebersihan kota disampaikan saat menutup pemaparan.

“Perhatian pemerintah cukup besar, begitu juga masyarakat Kota Pontianak. Itu harus kita imbangi dengan prestasi kerja,” pungkasnya.

(Memei)