Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Terkendala Akses Sempit dan Air, Kebakaran di Tenggarong Hanguskan 50 Rumah Warga

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 6 Oktober 2026 · 01:012 menit baca
Terkendala Akses Sempit dan Air, Kebakaran di Tenggarong Hanguskan 50 Rumah Warga
Kobaran api melahap permukiman padat penduduk di Tenggarong pada sore hingga malam hari. (Dok. X/@mridho28_)

Kebakaran hebat melahap kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, hingga menghanguskan lebih dari 50 rumah warga, Senin (5/10/2026).

Kobaran api pertama kali muncul dari kawasan Jalan Danau Aji sekitar pukul 17.00 WITA. Api kemudian merambat dengan cepat hingga ke Jalan AM Alimuddin dan membakar puluhan bangunan rumah di sekitarnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kukar mengerahkan armada ke lokasi usai menerima laporan pada pukul 17.00 WITA dan tiba sekitar pukul 17.20 WITA.

Namun, petugas di lapangan menghadapi hambatan berat karena letak permukiman yang sangat rapat serta akses jalan yang sempit.

Diduga Keracunan Menu MBG, 84 Siswa SD dan Satu Warga di Kukar Dilarikan ke Puskesmas
Baca Juga

Diduga Keracunan Menu MBG, 84 Siswa SD dan Satu Warga di Kukar Dilarikan ke Puskesmas

Kepala Damkar Kukar Fida Hurisani mengungkapkan bahwa lokasi tersebut telah lama dipetakan sebagai kawasan rawan kebakaran.

“Tenggarong (kebakaran). Zona merahnya memang pemadam itu,” kata Fida saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Fida menjelaskan bahwa kawasan tersebut sudah menjadi perhatian pihak pemadam selama lebih dari tiga tahun karena struktur bangunan yang padat dan sulit dijangkau kendaraan operasional.

“Kurang lebih tiga tahun lebih, itu memang kawasan yang sudah kita wanti-wanti untuk kita waspadai,” ujarnya.

Pemkab Kukar Resmi Pecat 8 ASN Akibat Terjerat Narkoba hingga Lilitan Utang
Baca Juga

Pemkab Kukar Resmi Pecat 8 ASN Akibat Terjerat Narkoba hingga Lilitan Utang

“Terutama sumber-sumber air kita yang memang tidak ada di situ, minim. Dan padat ya, kemudian sempit gitu. Unit-unit kita nggak bisa masuk ke dalam,” lanjut Fida.

Selain akses jalan yang terbatas, mayoritas rumah warga yang terbuat dari bahan kayu serta tiupan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan meluas.

Petugas sempat berhasil menekan api, namun kobaran kembali menyala saat armada harus melakukan pengisian ulang air.

“Begitu air habis kita mau ngisi, angin datang nyala lagi,” katanya.

Jarak penyuplaian air yang mencapai satu kilometer dari lokasi kejadian menjadi kendala utama proses pemadaman.

“Kita suplai air itu satu kilometer,” ujarnya.

Kasus Batu Bara Kukar, KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara
Baca Juga

Kasus Batu Bara Kukar, KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara

Guna menanggulangi kendala pasokan air, Damkar Kukar memanfaat fasilitas hidran kering yang telah dipasang sebelumnya untuk memperpendek jarak pengisian air serta mempertahankan penyekatan agar api tidak semakin meluas.

(Roska)