Sab, 04/07/26 · 07.31.58
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Kunjungi Kaltim, Wamendikdasmen Evaluasi Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Sabtu, 4 Juli 2026 · 13:201 menit baca
Kunjungi Kaltim, Wamendikdasmen Evaluasi Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Balikpapan dan menyerap aspirasi guru di Samarinda. (Dok. Adpim Kaltim)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperketat pengawasan implementasi kebijakan pendidikan di daerah. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kalimantan Timur untuk memantau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta menyerap hambatan taktis dari para pendidik, 2–3 Juli 2026.

Selain melakukan inspeksi teknis terhadap sistem penerimaan murid baru di Kota Balikpapan, kementerian juga menggelar diskusi panel di Samarinda. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi sinkronisasi regulasi pusat yang kerap mengalami kendala saat diterapkan oleh pemerintah daerah.

Wamendikdasmen menegaskan bahwa interkoneksi komunikasi antar-sektor merupakan syarat mutlak agar standarisasi mutu pelayanan pendidikan dapat merata dan responsif terhadap kendala riil di lapangan.

“Kemajuan pendidikan tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang kuat, dan kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang dirancang di tingkat pusat dapat diterapkan secara efektif di daerah. Dengan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama menghadirkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan relevan bagi seluruh anak Indonesia,” ujar Fajar Riza Ul Haq, Kamis (2/7/2026).

Menko Polkam Nikmati Ngopi Pagi di Warung Asiang, Puji Pontianak sebagai Kota yang Nyaman dan Kondusif
Baca Juga

Menko Polkam Nikmati Ngopi Pagi di Warung Asiang, Puji Pontianak sebagai Kota yang Nyaman dan Kondusif

Tampung Keluhan Teknis Pembelajaran di Daerah
Dalam sesi dialog yang dipandu oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati, perwakilan guru, kepala sekolah, serta pengawas menyampaikan berbagai beban administratif dan tantangan teknis proses pembelajaran yang dihadapi sekolah-sekolah di Kalimantan Timur.

Kementerian memproyeksikan seluruh masukan dari arus bawah ini sebagai basis data primer untuk menyempurnakan struktur kebijakan dan alokasi anggaran penunjang guru di tingkat pusat agar lebih akomodatif.

Agenda peninjauan lapangan ini diharapkan mampu mengurai sumbatan birokrasi antara target kualitas yang ditetapkan kementerian dan kesiapan infrastruktur digital maupun fisik pada satuan pendidikan di daerah.

(Dayank Ana)