Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Selatan

Operasi SAR KM Virgo Resmi Ditutup, 53 Korban Masih Belum Ditemukan

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 5 November 2026 · 17:301 menit baca
Operasi SAR KM Virgo Resmi Ditutup, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
Basarnas resmi mengakhiri operasi SAR KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa setelah 53 hari, dengan 53 korban masih belum ditemukan. (Dok. Ist)

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan resmi menghentikan operasi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.

Keputusan pengutupan operasi pencarian setelah berlangsung selama 53 hari tersebut diambil usai digelar rapat evaluasi bersama unsur terkait serta pihak keluarga korban. Pernyataan resmi mengenai penghentian pencarian disampaikan oleh Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana.

“Setelah hampir dua bulan atau 53 hari operasi SAR terhadap korban KM Virgo Transport 8 dinyatakan ditutup,” ujar I Putu Sudayana, Rabu, (4/11/2026).

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu Kru Helikopter Mi-17 yang Terjebak di Seruyan
Baca Juga

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu Kru Helikopter Mi-17 yang Terjebak di Seruyan

Berdasarkan data manifes kapal, armada tersebut mengangkut ratusan penumpang dengan rincian korban selamat, meninggal dunia, serta puluhan orang yang belum ditemukan.

Jumlah penumpang secara keseluruhan serta data korban selamat dan meninggal dunia dijabarkan oleh pihak Basarnas dalam laporan penutupan operasi. Dari total 243 orang di dalam manifes, sebanyak 108 penumpang berhasil diselamatkan dan 82 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 53 lainnya masih hilang.

Upaya penyisiran di wilayah perairan sebelumnya telah diperluas ke berbagai titik pesisir namun belum membuahkan hasil penemuan korban baru. Rencana pengangkatan bangkai kapal dari kedalaman dasar laut sempat didorong guna mempermudah pencarian lanjutan di dalam badan kapal.

Sementara itu, langkah penegakan aturan atas insiden tersebut telah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian daerah setempat. Penetapan status tersangka terhadap sejumlah pihak dari unsur manajemen pelayaran diumumkan oleh Karo Ops Polda Kalsel Eko Irianto.

Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur
Baca Juga

Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tengah, Satu Kru Gugur

“Keempat tersangka berasal dari unsur kapal dan perusahaan pelayaran PT Virgo Karya Shipping. Mereka terdiri atas nakhoda, manajer operasional, general manager, hingga agen perusahaan,” kata Eko Irianto, Rabu, (4/11/2026).

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial AY selaku nakhoda, RH sebagai manajer operasional, YR selaku general manager, serta LBA yang bertugas sebagai agen pelayaran.

(Tony)