Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Utara

Perayaan Budaya Irau Malinau Resmi Ditutup, Perputaran Uang Tembus Rp9,9 Miliar

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 27 Oktober 2026 · 14:331 menit baca
Perayaan Budaya Irau Malinau Resmi Ditutup, Perputaran Uang Tembus Rp9,9 Miliar
Gubernur Kaltara menutup perayaan budaya Irau ke-12 Malinau yang mencatatkan perputaran uang masyarakat menembus Rp9,9 miliar. (Dok. Diskominfo Kaltara)

Rangkaian perayaan budaya Irau ke-12 Kabupaten Malinau dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, pada Senin, (26/10/2026) malam. Penutupan pesta budaya tahunan yang berlangsung sejak 20 Oktober 2026 di Panggung Padan Liu’ Burung tersebut ditandai secara simbolis melalui peniupan letupan bambu dan penampilan seni antar-etnis.

Dampak ekonomi serta capaian perputaran uang masyarakat selama pelaksanaan Irau diuraikan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang.

“Semoga bertambahnya usia Kabupaten Malinau semakin memperkuat tekad dan persatuan masyarakat untuk mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan tetap menjaga kearifan lokal. Perputaran uang yang hampir mencapai Rp10 miliar ini merupakan capaian yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa kegiatan seperti Irau juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Zainal.

Rangkaian pesta budaya Irau Kabupaten Malinau kembali digelar pada tahun ini setelah sebelumnya sukses dilaksanakan selama 20 hari pada edisi ke-11 tahun 2025 lalu. Agenda kebudayaan tahunan tersebut secara resmi kembali masuk ke dalam kalender ajang pariwisata unggulan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang digagas Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (Dok. Prokopim Malinau)

Sinergi pembangunan berkelanjutan berbasis identitas kearifan lokal ditegaskan olehnya akan terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Kaltara bersama Pemerintah Kabupaten Malinau.

Peringatan HUT Ke-14 Kaltara, Pemprov Rumuskan Tiga Fokus Pembangunan
Baca Juga

Peringatan HUT Ke-14 Kaltara, Pemprov Rumuskan Tiga Fokus Pembangunan

Makna festival sebagai ruang perekat persaudaraan antar-suku, agama, dan budaya diuraikan lebih lanjut oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa.

“Irau bukan sekadar perayaan. Ini menjadi tempat kita bertemu, mempererat persaudaraan, dan memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ungkap Wempi.

Rincian statistik ekonomi kegiatan dipaparkan berdasarkan pendataan Bappeda Kabupaten Malinau, BPS, dan Politeknik Malinau. Jumlah akumulasi pengunjung hingga 25 Oktober 2026 tercatat mencapai 34.636 orang dengan estimasi pengeluaran pengunjung sebesar Rp2,95 miliar, serta total transaksi perputaran ekonomi daerah menembus angka Rp9.941.204.634.

(Roska)