Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tim Gabungan Patroli Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan Cegah Karhutla

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 31 Oktober 2026 · 13:071 menit baca
Tim Gabungan Patroli Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan Cegah Karhutla
BKSDA Kalbar, Polda, Manggala Agni, dan PT HKI menggelar patroli gabungan di Cagar Alam Muara Kendawangan untuk mencegah karhutla dan aktivitas ilegal. (Dok. PT HKI)

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Manggala Agni Kabupaten Ketapang, Polda Kalbar, dan PT Hutan Ketapang Industri (HKI) memperketat pengawasan di kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan melalui patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Langkah preventif yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, tersebut ditujukan untuk melindungi ekosistem kawasan konservasi seluas 149.079 hektare yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 407/KPTS-II/1988.

Kawasan Cagar Alam Muara Kendawangan yang berbatasan langsung dengan area konsesi korporasi difungsikan sebagai koridor ekologis bagi fauna dilindungi seperti rusa, trenggiling, hingga orang utan.

Urgensi pelaksanaan pemantauan bersama di lapangan dipicu oleh maraknya ancaman perburuan liar, aktivitas ilegal, serta kerentanan bencana kebakaran lahan pada area konservasi.

Dukung Program Kapolri, Bidpropam Polda Kalbar Gelar Tes Urine 89 Personel
Baca Juga

Dukung Program Kapolri, Bidpropam Polda Kalbar Gelar Tes Urine 89 Personel

Pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan tim gabungan untuk memastikan area steril dari ancaman gangguan aktivitas ilegal serta menjamin pemadaman api hingga ke permukaan dasar tanah.

Edukasi dan imbauan secara langsung turut disampaikan petugas kepada masyarakat di sekitar kawasan agar ikut menjaga kelestarian lingkungan serta tidak melakukan tindakan memicu timbulnya titik api.

Komitmen perlindungan sumber daya alam di sekitar area konservasi dijalankan PT HKI sebagai bagian dari pemenuhan standar sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) serta Forest Stewardship Council (FSC).

Gemawan Latih 55 Pemuda Untuk Mengawal Isu Demokrasi dan Lingkungan Melalui RE:MAKING SOCIETY
Baca Juga

Gemawan Latih 55 Pemuda Untuk Mengawal Isu Demokrasi dan Lingkungan Melalui RE:MAKING SOCIETY

Kemitraan strategis dalam pemeliharaan ekosistem telah dibangun bersama BKSDA Kalbar sejak 2019, yang disinergikan pula dengan lembaga riset dan akademisi seperti Universitas Tanjungpura, Universitas Gadjah Mada, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yayasan Palung, hingga Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Kerja sama lintas pemangku kepentingan tersebut diharapkan memperkuat jaminan kelestarian ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Barat.

(Hendrawan)