Massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Selasa (7/7/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas kebijakan pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa waktu terakhir.
Massa aksi menyoroti dampak pemadaman yang meluas hingga memicu kelumpuhan berbagai sektor, mulai dari aktivitas rumah tangga, pelayanan kesehatan, hingga operasional sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Koordinator Lapangan Aksi, Habib Iqbal, menyampaikan bahwa masyarakat selaku pelanggan menuntut hak dan pertanggungjawaban nyata atas kerugian materiil yang dialami selama krisis energi berlangsung.
“Hari ini kami menuntut dan meminta pertanggungjawaban atas kerugian dari pemadaman listrik Kalbar. Kami meminta bentuk pertanggungjawaban yang pasti, bukan hanya permintaan maaf saja,” ujar Habib Iqbal di lokasi aksi.

